Trump Penuhi Ancaman, AS Serang Puluhan Sasaran Militer Iran Usai Serangan Rudal di Pangkalan Amerika

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trump Penuhi Ancaman, AS Serang Puluhan Sasaran Militer Iran Usai Serangan Rudal di Pangkalan Amerika

RakyatPos.id – Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer besar-besaran di wilayah Iran setelah menghentikan operasi selama lima malam berturut-turut.

Serangan terbaru ini dilakukan sebagai respons atas serangan rudal balistik Iran yang menargetkan pasukan Amerika Serikat di pangkalan militer AS di Yordania sehari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip Serambinews.com melalui Al Jazeera, Rabu (30/7/2026), Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan telah menyelesaikan “gelombang serangan besar-besaran” terhadap sejumlah sasaran strategis di Iran pada Rabu malam waktu Amerika Serikat atau Kamis pagi waktu GMT.

CENTCOM mengatakan operasi tersebut menargetkan puluhan fasilitas militer yang diklaim terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Sasaran yang diserang antara lain pusat komando militer, fasilitas rudal balistik, pangkalan drone, sistem pengawasan, pertahanan pantai, dan kemampuan maritim Iran.

Serangan itu terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ancaman bahwa negaranya akan menyerang Iran dengan “sangat keras” sebagai pembalasan atas serangan rudal terhadap pasukan AS.

Baca juga: Trump Mengancam Iran akan Dipukuli Parah setelah Serangan Rudal di Pangkalan AS di Yordania

Media Iran Melaporkan Korban Sipil

Media pemerintah dan sejumlah kantor berita Iran melaporkan bahwa setidaknya tiga warga sipil tewas akibat serangan terbaru tersebut.

Para korban dilaporkan adalah pasangan suami istri dan anak mereka yang berusia dua tahun.

Ketiganya tewas setelah bangunan yang mereka tinggali di Pulau Qeshm, pulau terbesar di Teluk Persia, terkena serangan udara.

Selain Pulau Qeshm, serangan juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lainnya.

Kota Ahvaz dan Abadan di Provinsi Khuzestan menjadi sasaran pemboman.

Provinsi Khuzestan dikenal sebagai salah satu pusat produksi minyak terbesar di Iran.

Kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan bahwa serangan itu menyebabkan pemadaman listrik di beberapa bagian Ahvaz.

Wakil menteri keamanan Provinsi Khuzestan juga membenarkan bahwa beberapa lokasi di kota Abadan menjadi sasaran serangan pasukan AS.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ajudan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Satuan Anggota Polri Diduga Bocorkan Sprinlidik, Peras Bupati Pemalang hingga Rp 2 Miliar
Empat Alumni FIKES UMMAH Lulus Program Kerja dan Magang di Jerman dan Jepang
Kapal Pesiar Sungai Viking Dievakuasi Setelah Mendarat di Danube
Pemerintah Pusat dan Daerah Diminta Hentikan Penambangan Ilegal di Baya Biru
Kandidat Dagang Red Sox yang Paling Jelas Tidak Ada yang Membicarakannya
Roy Suryo Ungkap Alasan Gugat Polda Metro soal Santunan Rp 206 Juta Terkait Kasus Ijazah Jokowi
WNBA menarik Paige Bueckers, pos taruhan Angel Reese setelah penggemar meledakkan kemunafikan liga secara online
TPNPB Kodap Ndugama Tetapkan Agen Intelijen Sebagai DPO

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:25 WIB

Ajudan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Satuan Anggota Polri Diduga Bocorkan Sprinlidik, Peras Bupati Pemalang hingga Rp 2 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:15 WIB

Empat Alumni FIKES UMMAH Lulus Program Kerja dan Magang di Jerman dan Jepang

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:03 WIB

Kapal Pesiar Sungai Viking Dievakuasi Setelah Mendarat di Danube

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:55 WIB

Pemerintah Pusat dan Daerah Diminta Hentikan Penambangan Ilegal di Baya Biru

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:29 WIB

Kandidat Dagang Red Sox yang Paling Jelas Tidak Ada yang Membicarakannya

Berita Terbaru