Jayapura, RakyatPos.id – Papua Nugini (PNG) memang merupakan garda depan terakhir bagi flora dan fauna. Para ilmuwan telah menemukan spesies burung baru di pegunungan terpencil di Provinsi Dataran Tinggi Selatan.
Dinamakan Pengicau Permata Berkerudung (Ptilorrhoa urrissia), spesies baru ini adalah burung yang hidup di darat dengan topeng hitam khas, tenggorokan putih, dan bulu cerah, yang diketahui menghuni lanskap terjal antara Gunung Bosavi dan Gunung Karimui.
Faylin Tiki, Environmental, Climate & Regulatory Engineer ExxonMobil PNG Ltd, mengungkapkan penemuan baru tersebut saat presentasinya mengenai inisiatif Keanekaragaman Hayati di hari kedua PNG Resources Week, seperti dilansir RakyatPos.id dari laman tvwan.com.pg Rabu (15/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebagaimana dirinci dalam ringkasan kinerja lingkungan dalam laporan ini, kami telah menyelesaikan tinjauan komprehensif terhadap program penerapan dan pemantauan keanekaragaman hayati selama 10 tahun,” katanya.
“Pencapaian ini memberi kita kesempatan untuk merefleksikan kemajuan selama satu dekade sekaligus membantu membentuk prioritas keanekaragaman hayati kita untuk 50 tahun ke depan.”
“Melalui upaya tersebut, tim pemantau kami berkontribusi pada salah satu penemuan keanekaragaman hayati paling menarik dalam sejarah PNG baru-baru ini,” Hooded Jewel-Blabber mengakui dan menerbitkannya.
Hal ini sangat penting karena ini adalah spesies burung baru pertama yang secara resmi dideskripsikan di PNG sejak kemerdekaan hampir 50 tahun yang lalu.
Hal ini mengingatkan kita bahwa bahkan di negara yang terkenal dengan keanekaragaman hayatinya, masih banyak hal yang perlu dipelajari dan dirayakan.”
Program penerapan dan pemantauan keanekaragaman hayati ExxonMobil selama 10 tahun telah menunjukkan kontribusi terbesar terhadap penemuan keanekaragaman hayati dalam sejarah terkini.
Keanekaragaman burung di Pulau New Guinea sungguh luar biasa. Mereka sangat beragam dan unik dalam beberapa hal, dengan 852 spesies yang terdokumentasi hingga saat ini.
Dari Papua Nugini (PNG) hingga Papua di Indonesia, terdapat banyak sekali spesies burung penting. Tercatat terdapat 717 jenis burung, termasuk 602 jenis burung yang bersarang di darat, dan 2.029 jenis burung endemik termasuk kasuari.
Fatbirder.com mengutip bahwa Papua Nugini memiliki lebih dari 400 spesies burung endemik (termasuk pulau-pulau lepas pantai), meskipun batas internasional yang memisahkan daratan relatif sewenang-wenang berarti bahwa daratan Papua Nugini hanya mendukung sekitar 25 spesies endemik sejati.
Namun spesies tersebut termasuk beberapa spesies yang sangat cantik seperti Burung Busur Berbulu Api, Raja Kahyangan Berkepala Coklat, Astrapia Ekor Pita, dan Burung Cendrawasih Raggiana, Kaisar, dan Burung Biru.
Hilangnya hutan tropis di Pulau New Guinea akan mengancam kehidupan fauna dan flora, termasuk kasuari dan burung darat lainnya.
Lanjutkan Membaca
















