Saat Tari Aceh Mendapat Nilai 98 di Panggung Bahagia Pondok Modern Darussalam Gontor

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUHAMMAD ZHIYAUL AULIASiswa Kelas 6-O, laporan dari Balai Modern Darussalam Gontor 1 Ponorogo, Jawa Timur

Momen Saat ini saya terdaftar sebagai siswa kelas 6-O di Pondok Modern Darussalam Gontor 1 Center (PMDG) Ponorogo, Jawa Timur. Tak percaya, saya sudah empat bulan bersekolah di pesantren ini sebagai lanjutan pendidikan serupa di Aceh.

Pada kesempatan kali ini saya ingin melaporkan persiapan acara besar yaitu “Generasi Tahan Panggung Gembira 6101” di Gontor 1 Ponorogo Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembukaan latihan pangung riang gembira ini dilaksanakan pada tanggal 5 April 2026. Saya diberi tugas dan tanggung jawab untuk mendaftarkan dan merekrut peserta kelas 6 untuk menarikan salah satu tarian khas Aceh. Jumlah calon penari yang berhasil saya catat sebanyak 20 siswa kelas 6 yang semuanya berasal dari Gontor 8 Aceh dan dua sisanya dari Pulau Jawa.

Pembukaan gladi bersih panggung suka cita (PG) dilaksanakan pada Selasa malam usai salat Isya. Panggung Gembira merupakan puncak dari Pekan Pengenalan Khutbatu-l-' Arsy yang melibatkan seluruh siswa kelas 6 SD.

Usai melaksanakan pembukaan gladi bersih panggung bahagia, kami melaksanakan salat hajat. Selanjutnya pembukaan latihan tari kelas 6 dilaksanakan di Gedung Olah Raga (GOR) yang letaknya bersebelahan dengan Gedung Sudan.

Alhamdulillah di dalam GOR

Itu banyak nasihat bagus yang kami dapatkan. Berkat nasehat tersebut kami dapat meraih kesuksesan, semangat dan kegembiraan dalam melaksanakan latihan menari untuk acara panggung bahagia yang akan datang.

Pesan dan nasehat tersebut disampaikan Ustaz Yang

sudah lama mengabdi dan bertempat tinggal di Pondok Pesantren (PMDG).

Malam itu saya kaget karena teman saya Haikal Hasibuan bercerita bahwa tarian Aceh akan dipentaskan pada Khutbatu-l-' Arsy (Pekan Pengenalan Tahunan) 1447 H/2026 M.

Saat itu saya selaku penanggung jawab tari Aceh dalam acara Khutbatu-l-' Arsy (KA) langsung mencari dua orang teman saya untuk membantu tugas menjadi penanggung jawab juga yaitu Try Septian dan Wan Wafif Wildan.

Keesokan harinya hal itu selesai

latihan panggung yang menyenangkan. Bersama Try Septian dan Wan Wafif saya menciptakan konsep tari tradisional Aceh untuk acara KA yaitu tari saman Gayo Lues, tari guel dan didong.

Sebelum berlatih tari tradisional, terlebih dahulu kita melakukan absensi di


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Berita Terbaru