Rehabilitasi Sawah Rusak Sedang dan Ringan di Bireuen Rampung, Lahan Rusak Berat Segera Digarap

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:Rehabilitasi sawah rusak sedang dan optimalisasi sawah rusak ringan akibat bencana banjir di Kabupaten Bireuen telah selesai.

Sedangkan rehabilitasi sawah yang rusak berat akan segera dilakukan setelah mendapat izin dari pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan Bendungan Pante Lhong II di Desa Teupin Mane, Distrik Juli, telah selesai dibangun darurat dan kini berfungsi.

Laporan Jurnalis Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen

RakyatPos.id, BIREUEN – Rehabilitasi sawah rusak sedang dan optimalisasi sawah rusak ringan akibat bencana banjir di Kabupaten Bireuen telah selesai.

Sedangkan rehabilitasi sawah yang rusak berat akan segera dilakukan setelah mendapat izin dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi SE melalui Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli, Selasa (14/7/2026), mengatakan, rehabilitasi sawah rusak sedang seluas 677 hektare telah dimulai pada Februari 2026 dan kini telah selesai seluruhnya.

Baca juga: Sawah Rusak Parah di Pidie Perlu Segera Ditangani

Selain itu, program optimalisasi lahan sawah rusak ringan seluas 1.323 hektare yang terkena dampak banjir dan tertutup lumpur juga telah selesai.

Seluruh kegiatan tersebut didanai oleh Kementerian Pertanian, sedangkan pelaksanaan di lapangan dilakukan oleh kelompok tani.

Muhajir menambahkan, Kementerian Pertanian melalui Distanbun Bireuen juga telah mendistribusikan benih kepada seluruh petani yang lahannya masuk dalam program rehabilitasi dan optimalisasi pascabencana hidrometeorologi di Sumatera.

Bendungan Pante Lhong

Sedangkan Bendungan Pante Lhong II di Desa Teupin Mane, Distrik Juli, telah selesai dibangun darurat dan kini berfungsi.

Namun airnya belum bisa dialirkan ke jaringan irigasi karena masih menunggu selesainya perbaikan saluran Aramco di tiga titik di Desa Gunci, Kecamatan Juli.

Jika tidak ada kendala, perbaikan Aramco yang dimulai Sabtu (11/7/2026) diperkirakan selesai dalam waktu tiga minggu, kata Muhajir.

Ia juga mengatakan, usulan rehabilitasi sawah rusak berat seluas 1.091 hektare yang diajukan Distanbun Bireuen telah disetujui pemerintah pusat dan akan segera direalisasikan.

Sementara untuk menunjang sawah tadah hujan atau lahan yang belum mendapat pasokan irigasi optimal, pemerintah memfasilitasi pembangunan 102 sumur bor dengan kedalaman sekitar 60 meter.

Hingga saat ini, sebanyak 82 unit telah selesai dibangun, sedangkan 20 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Seluruh pembangunan sumur bor juga dilakukan oleh kelompok tani sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan sektor pertanian di Kabupaten Bireuen pasca bencana.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Berita Terbaru