Wamena, RakyatPos.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nduga, Provinsi Pegunungan Papua mengajak pemuda di wilayah pemerintahannya untuk mempererat persatuan.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Nduga, Rode Nirigi saat mewakili Bupati Nduga, Yoas Beon, membuka rapat pimpinan daerah (rapimda) dan musyawarah daerah (musda) Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Nduga di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (22/7/2026).
Yoas Beon dalam sambutannya yang disampaikan oleh Rode Nirigi mengapresiasi seluruh panitia, pengurus KNPI Nduga, dan berbagai pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditegaskannya, rapat perencanaan dan perencanaan daerah ini bukan sekedar agenda organisasi, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi, memperkuat konsolidasi, menyusun program kerja yang relevan, dan memilih pemimpin yang berintegritas.
“KNPI mempunyai tanggung jawab besar untuk menjadi perekat persatuan pemuda. Di tengah berbagai tantangan pembangunan, pemuda harus tampil sebagai pionir perubahan, penggerak pembangunan, dan penjaga persatuan dan kerukunan masyarakat,” kata Rode Nirigi.
Menurutnya, Kabupaten Nduga memiliki potensi sumber daya manusia yang besar, namun terdapat berbagai permasalahan di wilayah tersebut. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pemuda Nduga untuk meningkatkan kapasitasnya melalui pendidikan, pelatihan, kewirausahaan, olah raga, seni dan budaya, serta pemanfaatan teknologi informasi.
Dikatakannya, pemuda yang berkualitas akan menjadi modal utama dalam membangun daerah yang aman, maju, mandiri, dan sejahtera.
Pemkab Nduga juga membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam pembangunan, karena keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, namun memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat khususnya generasi muda.
Selain itu, pelaksanaan musyawarah perencanaan daerah dan daerah diharapkan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, persaudaraan dan kebersamaan. Perbedaan preferensi adalah hal yang wajar, namun persatuan harus tetap menjadi prioritas utama.
“Siapapun yang nantinya terpilih menjadi Ketua DPD II KNPI Kabupaten Nduga adalah pemimpin seluruh pemuda, bukan hanya kelompok tertentu. Mari kita jadikan musda ini sebagai kesempatan untuk mempererat solidaritas, bukan memperlebar perbedaan,” ujarnya.
Rode Nirigi mengatakan, semangat kebersamaan, kerja keras, disiplin dan komitmen yang tinggi akan menjadikan pemuda Nduga sebagai kekuatan besar dalam mewujudkan wilayah yang aman, maju, mandiri dan sejahtera.
Ia berharap, hasil Perencanaan Pembangunan Daerah dan Musda mampu melahirkan program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat hingga tingkat kecamatan dan desa.
Sementara itu, Kabid Karakter Lepania Dronggi mengatakan, masyarakat dan pemuda Kabupaten Nduga di 32 Kecamatan dan 248 desa harus mempererat solidaritas dan persatuan. Mengutamakan prinsip pemuda yang berintegritas, netral, dan inklusi.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan rapidimda dan musda untuk memperkuat solidaritas dan integritas generasi muda Nduga kita. Mereka tidak bisa dipisahkan dari daerah pemilihan (dapil),” kata Lepania Dronggi.
Menurutnya, penyelenggaraan Pemerintahan Nduga yang disebut daerah pemilihan atau dapil tidak mempengaruhi hubungan solidaritas pemuda, karena pemuda Nduga sama-sama satu suku, satu bahasa, dan satu daerah.
Ia mengajak seluruh pemuda Nduga dari 32 distrik dan 248 desa di Kabupaten Nduga untuk membangun solidaritas, kebersamaan, silaturahmi, guna mendukung kegiatan pemerintahan di Kabupaten Nduga.
Ketua Panitia Pelaksana Musyawarah Perencanaan Wilayah dan Daerah Os Kelnea mengatakan, pihaknya bersyukur karena kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini terlaksana dengan lancar.
The post Rapimda KNPI Nduga: Pemuda Diajak Perkuat Persatuan pertama kali muncul di RakyatPos.id Papua.
















