Prabowo mengkritik tamu tak diundang yang merampok kekayaan Indonesia

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id -Presiden Prabowo Subianto menyindir pihak-pihak yang memanfaatkan keramahan masyarakat Indonesia untuk mengeksploitasi kekayaan negara.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat berpidato pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo menggambarkan karakter masyarakat Indonesia yang dikenal ramah dan menghormati tamu. Budaya ini bahkan membuat masyarakat rela memberikan apa saja demi menjamu tamu yang datang.

“Bangsa kita ini bangsa yang terlalu baik hati. Kita tidak bersalah. Benar? Kalau ada tamu yang datang ke rumah kita, padahal kita tidak punya kopi atau gula, kita tetap mengundangnya. Kita meminjam tetangga untuk menghormati tamu tersebut. Itu sifat kita,” ujarnya.

Menurut dia, ada pihak luar yang memanfaatkan sifat ramah masyarakat Indonesia untuk mendapatkan keuntungan sepihak sehingga berujung pada terkurasnya kekayaan negara.

“Kami suka tamu dan kami hormati. Hanya saja, kadang ada tamu yang tidak tahu diri. Mereka tidak diundang, datang ke sini, katanya mau berdagang, tapi lama-lama dirampok,” ujarnya.

Untuk itu, Kepala Negara menegaskan tekad pemerintahnya untuk menghentikan kebocoran kekayaan bangsa yang mengalir ke luar negeri.

Berapa banyak kekayaan bangsa Indonesia yang dicuri, berapa banyak kekayaan kita yang dibawa ke luar negeri. Oleh karena itu, saya bertekad memimpin pemerintahan dibantu kabinet saya untuk bekerja keras, dengan ide dan pemikiran yang besar, bukan yang kecil, tegasnya.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru