Miliarder Naguib Sawiris menyuntikkan $10 juta ke dalam transformasi piramida Giza yang menargetkan 5 juta pengunjung

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miliarder Mesir Naguib Sawiris menggandakan transformasi ambisiusnya terhadap Dataran Tinggi Giza yang ikonik, dengan menginvestasikan tambahan 500 juta pound Mesir ($10 juta) untuk mengubah piramida kuno menjadi tujuan konser, acara olahraga, dan pariwisata premium sepanjang tahun.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan kembali dimulai pada tahun 2018, ketika pemerintah Mesir menandatangani kemitraan publik-swasta dengan Orascom Pyramids Entertainment milik miliarder Naguib Sawiris untuk memodernisasi pengalaman pengunjung di Dataran Tinggi Giza, rumah bagi piramida terkenal di dunia dan Sphinx Agung.

Investasi baru ini meningkatkan total pengeluaran Orascom Pyramids Entertainment pada proyek tersebut menjadi sekitar 2 miliar pound Mesir ($41 juta), mencerminkan keyakinan Sawiris bahwa industri pariwisata Mesir berada di ambang rekor baru, menurut BillionairesAfrica.






















Pendanaan terbaru akan membiayai armada 30 bus listrik hop-on, hop-off dan pembangunan paviliun olahraga terbuka berkapasitas 15.000 kursi di Dataran Tinggi Giza, menurut Ketua Eksekutif Orascom Pyramids Amr Gazarin.

Perusahaan tersebut, yang merupakan anak perusahaan Orascom Investment Holding, masih memiliki waktu satu dekade lagi berdasarkan perjanjian dengan pemerintah Mesir untuk memodernisasi pengalaman pengunjung di salah satu situs arkeologi tertua di dunia.

Tidak seperti perjanjian konsesi tradisional, pemerintah Mesir mempertahankan semua pendapatan dari tiket masuk ke piramida. Sebaliknya, Orascom menghasilkan pendapatan melalui tur VIP, operasional restoran, sewa komersial, sponsorship, dan mengadakan acara besar.

Strategi itu mulai membuahkan hasil. Gazarin memperkirakan konser dan acara olahraga saja dapat menghasilkan pendapatan hingga 200 juta pound Mesir ($4,1 juta) tahun ini, dengan bisnisnya diproyeksikan mencapai titik impas pada tahun 2027.




























Investasi ini dilakukan ketika Mesir mengalami salah satu pemulihan pariwisata terkuat dalam beberapa tahun terakhir.

Negara ini menyambut sekitar 19 juta pengunjung pada tahun 2025, menjadikannya tujuan wisata kedua yang paling banyak dikunjungi di Afrika setelah Maroko. Pihak berwenang Mesir menargetkan 20 juta wisatawan pada tahun 2026, dengan lebih dari 9 juta kedatangan tercatat pada paruh pertama tahun ini.

Sebelum pembangunan kembali Orascom dimulai, Dataran Tinggi Giza menarik sekitar 2,5 juta pengunjung setiap tahunnya. Perusahaan kini menargetkan untuk menggandakan angka tersebut menjadi 5 juta pengunjung tahun depan.

Bagi Sawiris, yang kekayaannya diperkirakan mencapai $3,8 miliar, proyek ini mewakili lebih dari sekedar usaha komersial. Dengan memadukan warisan budaya, hiburan, dan transportasi ramah lingkungan, ia yakin salah satu landmark tertua di dunia ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata paling dinamis.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Newsroom.id tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru