Kapal Motor Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Polassi Selayar, 23 Penumpang Hilang

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id – – Kapal motor atau KM Nurul Salsa yang membawa 23 penumpang tenggelam setelah mesin mati di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Hingga saat ini belum diketahui nasib 23 penumpang tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar mengatakan, KM Nurul Salsa berlayar membawa penumpang dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 05.00 WITA.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Begitu kami mendapat informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, kami segera mengerahkan unsur SAR untuk mencari dan mengevakuasi seluruh penumpang dan awak kapal,” kata Arif dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).

Dalam operasi tersebut, kata dia, SAR mengerahkan KM Harapan Kita untuk mencari para korban. Pada Kamis (16/7) sekitar pukul 04.00 WITA, tim berhasil menemukan dan mengevakuasi sejumlah penumpang KM Nurul Salsa.

Saat itu, 41 orang berhasil dievakuasi KM Harapan Kita termasuk awak kapal, sedangkan 6 orang lainnya berhasil diselamatkan oleh perahu nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dari total 47 orang yang dievakuasi, 1 orang dilaporkan meninggal dunia.

Arif mengatakan, setelah pihaknya melakukan pendataan ulang, total penumpang dan awak pesawat mencapai 70 orang. Dengan data tersebut, berarti masih ada 23 orang yang dicari.

Data awal yang kami terima menyebutkan jumlah penumpang sebanyak 50 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi ulang dengan pihak terkait, total penumpang di dalamnya mencapai 70 orang. Saat ini tim SAR gabungan masih mencari 23 orang yang belum ditemukan, kata Arif.

Ditegaskannya, seluruh unsur gabungan SAR akan terus melakukan upaya pencarian maksimal sesuai prosedur operasional SAR. Ia menegaskan, operasi pencarian melibatkan unsur SAR gabungan.

“Kami mohon doanya, semoga tim SAR gabungan bisa segera menemukan korban yang masih dalam pencarian. Namun data korban ini masih belum valid, karena tim SAR gabungan masih menunggu informasi dari pihak keluarga, dan mudah-mudahan tidak ada lagi laporan keluarga yang berada di KM Nurul Salsa,” ujarnya.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Berita Terbaru