RakyatPos.id – Langkah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), mengumpulkan teman-teman sekelasnya saat kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, memicu reaksi keras dari kubu Roy Suryo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kuasa hukum Roy Suryo, Abdul Gafur Sangadji, melontarkan kritik tajam terhadap pertemuan Jokowi dengan teman-teman sekelasnya di UGM.
Menurutnya, langkah Jokowi mengumpulkan kawan-kawan di UGM yang berpotensi menjadi saksi di persidangan tidak perlu dilakukan dan bisa menimbulkan persepsi negatif dalam penegakan hukum.
Ada Potensi Pengondisian Saksi
Abdul Gafur menilai pertemuan Jokowi dengan teman-teman sekelasnya di UGM jelang persidangan memiliki risiko hukum yang sensitif.
Terutama terkait independensi keterangan saksi di pengadilan dalam kasus ijazah Jokowi nanti.
“Kami selalu memiliki sesuatu dalam penegakan hukum yang kami sebut pengondisian saksi.”
“Itu yang sebenarnya tidak boleh terjadi,” kata Abdul Gafur dalam acara Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Senin (20/7/2026).
Abdul Gafur juga menegaskan, seharusnya para saksi tidak perlu mengunjungi atau dikumpulkan oleh pihak yang berperkara sebelum memberikan keterangan di hadapan hakim.
Seharusnya saksi-saksi itu tidak perlu datang ke Pak Jokowi dalam perkara ini. Tunggu saja sampai jaksa penuntut umum memanggil berdasarkan surat panggilan untuk hadir, imbuhnya.
Soroti Momentum Pertemuan
Meski pihak Jokowi berdalih pertemuan itu hanya sekedar silaturahmi, reuni kecil-kecilan, dan permintaan maaf karena telah merepotkan mereka yang harus berangkat ke Jakarta, namun kubu Roy Suryo tetap menyayangkan timing tersebut.
Sebab, pertemuan antara Jokowi dan saksi di tengah kasus hukum ini menimbulkan kesan ada upaya untuk mengkondisikan saksi.
Ia pun menyarankan agar pertemuan tersebut ditunda hingga seluruh proses persidangan selesai demi menjaga integritas hukum.
“Kalau semua berhubungan dengan Pak Jokowi, ujung-ujungnya kita seperti diperlihatkan bentuk penegakan hukum di mana saksi-saksi ini mulai dikondisikan.”
“Iya kalau mau silaturahmi, jangan sekarang ya, nanti setelah Pak Jokowi dan saksi-saksi ini selesai,” kata Abdul Gafur.
Jokowi Kumpulkan Teman-teman Kampus UGM
Sejumlah teman kuliah mantan Presiden Joko Widodo berkumpul di Desa Sumber, Solo, Senin (20/7/2026).
Pertemuan Jokowi bersama delapan teman sekelasnya semasa kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) digelar jelang sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu.
Ya, persiapkan diri saya, rekan-rekan satu angkatan. Ya betul (persiapan sidang), kata Jokowi, Senin (20/7/2026).
Setelah itu, mereka pergi ke restoran untuk makan siang bersama.
Bahkan sejumlah teman Jokowi satu mobil bersamanya.
















