RakyatPos.id, JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi atau Bright Gas ukuran 5,5 kilogram dan LPG 12 kilogram yang berlaku mulai 14 Juli 2026.
Penyesuaian ini merupakan perubahan harga pertama setelah update terakhir yang dilakukan pada tanggal 18 April 2026.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, penyesuaian harga tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi berkala perseroan dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi kondisi pasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan untuk memberikan harga LPG nonsubsidi yang lebih kompetitif bagi masyarakat.
“Penyesuaian harga Bright Gas dilakukan melalui evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi kondisi pasar, dan tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku,” kata Kitty Andhora dalam keterangan resmi, Rabu (15/7/2026).
Secara nasional, harga Bright Gas 5,5 kilogram di wilayah Jakarta dan Pulau Jawa mengalami penurunan dari Rp 107.000 menjadi Rp 103.000 per silinder.
Sementara harga elpiji nonsubsidi ukuran 12 kilogram turun Rp8.000, dari sebelumnya Rp228.000 menjadi Rp220.000 per tabung.
Namun, Pertamina menegaskan, harga LPG nonsubsidi di setiap daerah berbeda-beda karena dipengaruhi biaya distribusi dan faktor operasional lainnya.
Untuk Provinsi Aceh, harga Bright Gas ukuran 5,5 kilogram dipatok Rp107.000 per tabung, sedangkan LPG ukuran 12 kilogram dibanderol Rp222.000 per tabung.
Harga tersebut juga berlaku di sejumlah provinsi di Pulau Sumatera, seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung.
Baca juga: Pertamina Tambah 197 Ribu Tabung LPG 3 Kg untuk Aceh Jelang Idul Adha
Sedangkan kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam mencatatkan harga terendah se-Sumatera, yakni Rp97.000 untuk Bright Gas 5,5 kilogram dan Rp200.000 untuk LPG 12 kilogram.
Di Pulau Jawa, harga Bright Gas ukuran 5,5 kilogram dipatok Rp 103.000 dan LPG 12 kilogram Rp 220.000 yang berlaku di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.
Sedangkan wilayah Kalbar, Kalteng, Kalsel, Kaltim, Sulut, Gorontalo, dan Sultra mematok harga Bright Gas ukuran 5,5 kilogram sebesar Rp110.000, sedangkan LPG ukuran 12 kilogram Rp230.000.
Harga tertinggi tercatat di Ambon (Maluku) dan Jayapura (Papua) masing-masing Rp130.000 untuk Bright Gas 5,5 kilogram dan Rp277.000 untuk LPG 12 kilogram.
















