EduFun Membangun Literasi dan Interaksi Sosial Anak Melalui Kolaborasi Tiga Komunitas

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Komunitas Swarna bersama Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A) dan Komunitas Sedekah Indah Berbagi menyelenggarakan kegiatan EduFun: “Baca, Mainkan dan Bagikan!” di Rumah Baca Lentera Habibi, Lamteh, Aceh Besar, Jumat (10/7/2026).
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Kegiatan yang diikuti oleh 15 anak dan didampingi oleh 15 orang relawan ini memberikan pengalaman belajar yang memadukan antara membaca, bermain, berdiskusi dan berbagi.
  • Hal ini sebagai upaya menumbuhkan minat literasi sekaligus memperkuat kemampuan komunikasi dan interaksi sosial anak.

RakyatPos.id, BANDA ACEH – Komunitas Swarna bersama Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A) dan Komunitas Sedekah Indah Berbagi menyelenggarakan kegiatan EduFun: “Baca, Mainkan dan Bagikan!” di Rumah Baca Lentera Habibi, Gampong Lamteh, Aceh Besar, Jumat (10/7/2026). Kegiatan yang diikuti oleh 15 anak dan didampingi oleh 15 orang relawan ini menghadirkan pengalaman pembelajaran yang memadukan kegiatan membaca, bermain, berdiskusi dan berbagi sebagai upaya menumbuhkan minat literasi sekaligus memperkuat kemampuan komunikasi dan interaksi sosial anak.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, anak-anak semakin akrab dengan penggunaan gawai sebagai media hiburan dan pembelajaran. Di sisi lain, waktu yang dihabiskan di depan layar berpotensi mengurangi kesempatan anak membaca buku, bermain dengan teman sebaya, dan berinteraksi secara langsung. Kondisi ini menjadi tantangan dalam membangun budaya literasi sejak dini. Menjawab tantangan tersebut, kolaborasi tiga komunitas melalui EduFun menjadi solusi nyata dengan menyediakan ruang belajar yang aktif, menyenangkan dan berpusat pada anak.

Kegiatan dikemas melalui pendekatan “Read, Play and Share” yang terdiri dari sesi icebreaking, Story Circle, diskusi kelompok, Story Sequence Challenges, Story Sharing, penyerahan donasi buku, dan sesi membaca kelompok. Melalui kisah-kisah keteladanan Nabi, peserta tidak hanya diajak mendengarkan cerita, namun juga memahami pesan moral, menyusun kembali alur cerita, dan menceritakan kembali dengan menggunakan bahasa mereka sendiri.

Kolaborasi antar komunitas menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan ini. Siti Nabila, perwakilan dari Komunitas Swarna bertindak sebagai tuan rumah (MC) yang memandu kegiatan, Komunitas Berbagi Sedekah Indah memfasilitasi acara icebreaking sekaligus penyerahan donasi buku kepada Rumah Baca Lentera Habibi, sedangkan GEN-A mengirimkan relawan untuk mendampingi setiap kelompok anak selama seluruh rangkaian kegiatan. Sinergi ini menunjukkan bahwa peningkatan budaya literasi dapat diwujudkan melalui kolaborasi berbagai komunitas yang peduli terhadap pendidikan anak.

Seluruh peserta yang berjumlah 15 orang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai dengan pendampingan intensif dari 15 relawan. Terbatasnya jumlah peserta memungkinkan setiap anak mendapat perhatian lebih secara pribadi selama proses pembelajaran. Anak-anak menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif bertanya, berdiskusi, menyusun rangkaian cerita secara berkelompok, dan menyampaikan kembali isi cerita di depan teman-temannya. Selain meningkatkan keberanian berbicara di depan umum, kegiatan ini juga melatih kemampuan berpikir logis, kerjasama, komunikasi, serta menanamkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, kesabaran, amanah dan peduli. Di sisi lain, Rumah Baca Lentera Habibi telah memperoleh tambahan koleksi buku yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai sumber belajar masyarakat.

Menumbuhkan minat membaca tidak selalu harus dilakukan melalui pembelajaran formal. Orang tua dapat membiasakan anak membaca selama 15–20 menit setiap hari, mendampingi mendiskusikan isi bacaan, dan memberikan kesempatan kepada anak untuk menceritakan kembali apa yang telah dibacanya. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak, kemampuan berkomunikasi, dan membangun rasa percaya diri sejak dini.

Cut Nafisha Afzaniyaz mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi masyarakat dalam menciptakan ruang belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak.

“Literasi tidak hanya dibangun melalui kebiasaan membaca, tetapi juga melalui ruang belajar yang membuat anak senang berinteraksi, berdiskusi, dan bekerja sama. Kolaborasi Komunitas Swarna, Komunitas Sedekah Indah Berbagi, dan GEN-A diharapkan menjadi langkah awal untuk lebih menghadirkan kegiatan edukatif yang dekat dengan kebutuhan anak,” ujarnya.

Baca juga: Komunitas Swarna Ajak Anak SOS Anak Desa Lebih Bijaksana Dalam Mengelola Uang

Salah satu relawan, Nabila Ramadhania mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman berharga karena bisa berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui metode pembelajaran yang menyenangkan.

“Saya senang sekali bisa menjadi relawan dalam kerjasama ini. Kegiatannya menarik, terorganisir dengan baik, dan seluruh panitia sangat ramah. Momen yang paling berkesan bagi saya adalah saat menyusun cerita dan gambar bersama adik-adik.

Antusiasme juga diungkapkan salah satu peserta, Cahaya, yang berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan.

“Acaranya seru Kak. Kita mau main lagi. Kapan datang lagi? Nanti Cahayanya pasti datang,” ucapnya antusias.

Melalui EduFun, Komunitas Swarna, GEN-A, Komunitas Sedekah Indah Berbagi, dan Rumah Baca Lentera Habibi, kami berharap kerjasama ini menjadi langkah awal dalam memperluas gerakan literasi berbasis komunitas di Aceh. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak anak dan melibatkan lebih banyak mitra sehingga semakin banyak generasi muda yang tumbuh dengan budaya membaca, kemampuan komunikasi yang baik, dan karakter positif yang kuat.(rel/*)


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru