Dua Jet Tempur AS di Pangkalan Yordania Dihancurkan oleh Rudal dan Drone

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Pasukan militer Iran menyatakan telah menghancurkan setidaknya dua jet tempur Amerika Serikat (AS) dalam serangan rudal dan drone terbaru di pangkalan udara di Yordania pada Sabtu (18/7/2026) pagi. Sebuah dermaga dekat pangkalan udara juga diserang.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Angkatan udara IRGC, sebagai respons atas kejahatan musuh-musuh Amerika tadi malam, melancarkan Operasi Nasr 2 gelombang ke-20 dan melancarkan serangan dengan rudal dan drone terhadap hanggar jet tempur dan area parkir Pangkalan Udara Al Azraq di Yordania. Setidaknya dua jet tempur dan tiga pesawat AS lainnya hancur,” kata Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dalam pernyataan yang dilansir IRIB.

Selain itu, IRGC menyatakan juga telah menyerang dermaga pendukung pengisian bahan bakar di pelabuhan Kuwait yang digunakan Angkatan Laut AS.

“Pada gelombang ke-19 Operasi Nasr 2, drone dan rudal menghantam dermaga pendukung bahan bakar Angkatan Laut AS di Pelabuhan Al Ahmadi,” kata IRGC.

Serangan itu juga menargetkan titik penempatan pesawat tempur di Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain, dan IRGC menyebut serangan itu sebagai pembalasan atas agresi semalam.

Sejak 8 Juli, pasukan AS telah melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran, dengan Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim operasi tersebut sebagai respons atas tindakan Iran terhadap kapal dagang yang melewati Selat Hormuz. Pasukan Iran juga melakukan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di sejumlah negara di Timur Tengah. Kemudian, pada 9 Juli, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa perjanjian gencatan senjata dengan Iran tidak berlaku lagi.

Sebelumnya, Komando Pusat militer Amerika Serikat (AS) (CENTCOM) pada Jumat mengatakan pasukan Amerika telah mengakhiri serangan tujuh malam berturut-turut terhadap Iran. “Pasukan AS mengakhiri serangan tujuh malam berturut-turut terhadap Iran pada 17 Juli pukul 21:30 ET (18 Juli, 01:00 WIB),” kata CENTCOM dalam sebuah postingan di platform media sosial AS, X.

Komando tersebut mengatakan bahwa pasukan AS menargetkan lokasi pengawasan, infrastruktur logistik militer, penyimpanan senjata bawah tanah, dan kemampuan maritim selama serangan terbaru. CENTCOM menambahkan bahwa pasukan Amerika menggunakan pesawat tempur, drone udara, kapal perang dan aset lainnya dalam operasi tersebut.

Militer AS menyatakan bahwa mereka terus meminta pertanggungjawaban Iran di bawah arahan Presiden Donald Trump, sambil memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

“Lebih dari 50.000 personel militer Amerika beroperasi di seluruh Timur Tengah dan tetap waspada, mematikan, dan siap,” kata CENTCOM.

Serangan terbaru terjadi setelah AS mengumumkan pada Selasa (14/7/2026) bahwa mereka telah melanjutkan blokade laut terhadap kapal-kapal yang transit ke atau dari pelabuhan dan wilayah pesisir Iran. Ketegangan antara AS dan Iran meningkat dalam beberapa pekan terakhir terkait Selat Hormuz, dan kedua belah pihak saling melancarkan serangan meskipun ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan yang bertujuan untuk mengakhiri perang dan mencapai kesepakatan perdamaian abadi.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Sengketa Papua Barat: Irredentisme Indonesia
T&J: Semua yang perlu Anda ketahui tentang penurunan tiket Olimpiade LA28 yang kedua
Dua Anak Satpam yang Meninggal di Waduk Jatiluhur Dapat Beasiswa Belajar, Kemensos Berikan Bantuan
Apa yang Dikatakan dan Apa yang Terjadi
Keterampilan Menulis di Era Digital, Kadispenad: Bisa, Karena Biasa
Braves-Mets 28 Juli 2026, pertandingan ditunda
FIFA merencanakan operasi senilai $20 miliar yang didukung Kushner untuk menyelenggarakan Piala Dunia
Pemprov Papua Tengah: Cadangan Pangan Harus Disiapkan Sebelum Krisis

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:55 WIB

Sengketa Papua Barat: Irredentisme Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:40 WIB

T&J: Semua yang perlu Anda ketahui tentang penurunan tiket Olimpiade LA28 yang kedua

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:27 WIB

Dua Anak Satpam yang Meninggal di Waduk Jatiluhur Dapat Beasiswa Belajar, Kemensos Berikan Bantuan

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:07 WIB

Apa yang Dikatakan dan Apa yang Terjadi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:04 WIB

Keterampilan Menulis di Era Digital, Kadispenad: Bisa, Karena Biasa

Berita Terbaru

HEADLINE

Sengketa Papua Barat: Irredentisme Indonesia

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:55 WIB

HEADLINE

Apa yang Dikatakan dan Apa yang Terjadi

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:07 WIB