Laporan Jurnalis Serambi Indonesia, Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
RakyatPos.id, TAPAKTUAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar di wilayah layanan Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jilatang, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan, untuk sementara belum bisa disalurkan lagi.
Bahkan, aktivitas belajar mengajar sudah kembali dilakukan siswa sejak Senin (13/7/2026). Namun hingga hari kedua sekolah, pendistribusian MBG di wilayah layanan SPPG Jilatang masih belum berjalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Aceh Selatan Yona Violiska mengatakan SPPG Jilatang belum bisa beroperasi karena masih menjalani renovasi setelah dipindahkan ke lokasi baru.
“Belum operasional, masih dalam renovasi,” kata Yona saat dikonfirmasi.
• Dilema Program MBG, Harga Telur Turun Saat Libur Sekolah, Tepung Tepung Meroket Dua Kali Lipat
Dijelaskannya, akibat kondisi tersebut, penyaluran MBG kepada penerima manfaat di wilayah layanan SPPG Jilatang dihentikan sementara.
“Bagi penerima manfaat SPPG Jilatang untuk sementara belum bisa disalurkan. Namun SPPG Samadua Alur Pinang Aceh Selatan sudah kembali menyalurkan MBG,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Ketua SPPG Samadua Jilatang Aceh Selatan, M Imam Alfurqan. Ia memastikan dapur MBG di wilayahnya belum beroperasi.
SPPG Jilatang belum beroperasi, ujarnya.
Menurut Imam, saat ini SPPG Jilatang sedang direlokasi ke dapur baru yang berlokasi di Desa Ujung Tanah. Bangunan ini masih dalam proses renovasi.
“Statusnya saat ini relokasi ke dapur baru dan sedang dalam renovasi. Dapur baru tersebut berada di Desa Ujung Tanah,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengoperasian SPPG Jilatang ditargetkan dapat beroperasi kembali pada Senin, 20 Juli 2026, setelah seluruh proses renovasi selesai.
“Akan kembali beroperasi setelah renovasi selesai. Targetnya mulai Senin 20 Juli 2026,” tutupnya.
















