Ringkasan Berita:
- Dewan Dakwah PW Pemuda Aceh dan Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh bekerja sama memperkuat pembinaan spiritual bagi korban penyalahgunaan narkoba yang menjalani rehabilitasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Program tersebut meliputi penyuluhan berbasis nilai-nilai Islam, pembiasaan beribadah, pembinaan akhlak, penguatan karakter, dan pendidikan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
- Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung pemulihan warga secara keseluruhan dan memotivasi mereka untuk bermigrasi dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia, Masrizal | Banda Aceh
RakyatPos.id, BANDA ACEH – Pengurus Daerah Pemuda (PW) Dewan Dakwah Aceh dan Yayasan Rehabilitasi Narkoba Rumoh Geutanyoe Aceh berkolaborasi dalam rangka penguatan pembinaan spiritual bagi warga atau korban penyalahgunaan narkoba yang sedang menjalani rehabilitasi.
Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Jumat (10/7/2026) sore.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Dakwah PW Pemuda Aceh, Alimuddin Armia beserta jajaran dan Ketua Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Zubaidah.
Program yang disepakati antara lain berupa penyuluhan perorangan yang berlandaskan nilai-nilai Islam, pembiasaan beribadah (riyadhah) seperti salat berjamaah, salat, dzikir, tadarus, serta pembinaan akhlak yang dilakukan secara terprogram dan berkesinambungan.
Selain mendukung proses rehabilitasi, kedua lembaga juga akan bersinergi dalam membina generasi muda melalui pendidikan pencegahan penyalahgunaan narkoba, penguatan karakter, pembinaan keagamaan, dan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh Zubaidah mengatakan kerjasama ini merupakan bagian dari upaya memberikan layanan rehabilitasi yang tidak hanya fokus pada pemulihan fisik dan psikis, tetapi juga memperkuat aspek spiritual sebagai landasan perubahan perilaku.
Baca juga: Bahlil Dukung Dana Otsus Aceh Naik 2,5 Persen, Minta Doli Kawal Revisi UUPA
“Kami berharap program pembinaan ini dapat lebih terarah, berkesinambungan, dan memberikan dampak nyata terhadap perubahan perilaku warga, serta menjadi bagian dari upaya mencegah lahirnya penyalahguna narkoba baru di masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Dakwah PW Pemuda Aceh, Alimuddin Armia menegaskan komitmen organisasinya untuk berperan aktif mendukung proses rehabilitasi melalui pendekatan dakwah, pengembangan karakter, dan penguatan spiritual.
Menurutnya, penyalahgunaan narkoba bukan hanya masalah hukum dan kesehatan saja, namun juga berkaitan dengan lemahnya ketahanan iman, akhlak, dan lingkungan sosial.
Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi lintas institusi agar penanganannya berlangsung secara komprehensif.
“Kami meyakini dakwah harus hadir sebagai solusi berbagai persoalan umat,” ujarnya.
Melalui kerjasama ini, Pemuda Dewan Dakwah Aceh siap mendampingi warga melalui bimbingan Islam, penguatan akhlak, dan memberikan motivasi agar mereka memiliki semangat untuk berhijrah dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.
Baca juga:
Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Medali di Festival Internasional SEIBa 2026

















