Berita pemecah rekor: hiu paus adalah ikan terbesar di dunia!

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di perairan hangat Indonesia, bayangan besar meluncur tepat di bawah permukaan dengan mulut terbuka lebar. Panjangnya lebih dari 18 meter, tapi tidak ada yang perlu ditakutkan: memang benar hiu pausikan terbesar di dunia. Lebih panjang dari bus sekolah dan lebih berat dari dua puluh mobil — lebih dari 20 ton — raksasa ini berenang perlahan dan tenang, dan merupakan salah satu hewan paling damai di lautan.

Besar seperti bus, tapi tidak berbahaya

Namanya agak menyesatkan: hiu paus bukanlah paus, melainkan hiu sungguhan. Disebut “paus” hanya karena ukurannya yang besar dan karena makannya seperti cetacea berukuran besar, yaitu dengan menyaring air. Mulutnya yang besar bisa terbuka hingga satu setengah meter, tetapi di dalamnya tidak ada gigi tajam yang siap digigit: raksasa ini memakan makanannya. planktonyaitu organisme kecil, telur ikan, dan krustasea kecil yang mengapung di air.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika awan plankton atau jutaan telur ikan muncul di permukaan, hiu paus meluncur perlahan tepat di bawah permukaan air dengan mulut terbuka lebar dan “menyedot” semuanya. Terkadang punggung dan siripnya bahkan menonjol keluar dari air saat melewati daerah kaya makanan. Para ilmuwan menyebut cara makan ini penyaringan: hewan tersebut menahan makanannya dan hanya mengeluarkan airnya.

Seorang teman yang selalu berada di sisinya

Hiu paus sering bepergian bersama. Seekor ikan emas kecil, itu selar emas (Gnathanodon speciosus), mengikutinya berenang dekat dengan kepalanya, terutama saat dia masih muda. Mengapa? Karena berada dekat dengan raksasa, ia lebih aman dari pemangsa, ia bergerak “bebas” menggunakan arus yang diciptakan oleh tubuhnya yang besar dan mengumpulkan sisa makanannya. Hiu paus, pada bagiannya, tidak memperoleh atau kehilangan apa pun: para ilmuwan menyebut jenis hidup berdampingan ini komensalisme.

Nelayan Indonesia dan para raksasa yang lembut

Di tempat khusus, Baia di Cenderawasih di Indonesia, hiu paus berkumpul di sekitar baganplatform kayu terapung yang digunakan oleh nelayan. Ikan umpan kecil terjebak di bawah platform ini, dan ikan umpan raksasa telah mengetahui bahwa mereka dapat ditemukan di sana. Agar jaring mereka tidak pecah, para nelayan melemparkan beberapa ikan kecil kepada mereka: sehingga hewan-hewan besar ini berdiri hampir vertikal untuk memakan sisa makanannya, di bawah tatapan takjub orang-orang yang mengamatinya.

Jubah bintang sebagai sidik jari

Nama ilmiah hiu paus adalah Rhincodon typusyang artinya kurang lebih “raksasa yang dipenuhi bintang“. Dan polanya indah: kulitnya yang gelap dihiasi bintik-bintik putih yang tersusun unik pada setiap spesimen, seperti sidik jari kita.

Ahli biologi kelautan telah berhasil memanfaatkan fitur ini dengan cara yang cerdik: mereka menggunakan program yang dibuat untuk itu Teleskop Luar Angkasa Hubbleyang digunakan untuk mengukur jarak antara bintang dan galaksi, untuk “membaca” bintik-bintik pada kulit hiu. Jadi mereka dapat mengenali setiap hewan dan mengikutinya selama bertahun-tahun, menemukan ke mana ia bepergian dan bagaimana ia hidup. Lautan raksasa yang dipelajari dengan instrumen luar angkasa: alam, terkadang, bisa sangat mengejutkan.

Fonte: Gambar Minden

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Newsroom.id tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru