Ringkasan Berita:
- Mal Pelayanan Publik (MPP) Aceh Besar menjadikan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh sebagai rujukan & rujukan untuk penguatan kualitas pelayanan publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Kegiatan ini berlangsung di Kantor BBPOM Aceh, Rabu (15/7/2026) dan dihadiri oleh anggota Tim Kerja MPP Aceh Besar.
- Dalam kunjungan tersebut, Tim Kerja MPP Aceh Besar mengkaji tata kelola pelayanan publik BBPOM yang dinilai layak untuk diadopsi, antara lain: iinovasi digital, Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) & layanan inklusif.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh
RakyatPos.id, BANDA ACEH – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh menjadi rujukan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Aceh Besar dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Berbagai inovasi pelayanan berbasis digital hingga sistem Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang diterapkan BBPOM dinilai layak diadopsi untuk memperkuat pelayanan di MPP Aceh Besar.
Hal itu mengemuka dalam sharing session yang berlangsung di Kantor BBPOM Aceh, Rabu (15/7/2026).
Sebanyak 12 anggota Tim Kerja MPP Aceh Besar mempelajari langsung tata kelola pelayanan publik, mulai dari pengelolaan SKM, standar pelayanan, inovasi digital, hingga pelayanan bagi kelompok rentan.
Ketua Kelompok Kerja Pelayanan Publik BBPOM Aceh Desi Ariyanti Ningsih mengatakan, kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari cepat atau lambatnya proses administrasi, tetapi juga pengalaman masyarakat saat memperoleh layanan.
“Pelayanan publik harus mudah diakses, cepat, transparan, dan inklusif. Oleh karena itu, kami terus mengembangkan inovasi layanan digital dengan tetap memastikan penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya mendapatkan layanan yang setara,” ujarnya.
Baca juga: MPP Aceh Besar Layani 5.813 Pengunjung Selama Juni 2026
Menurut Desi, Survei Kepuasan Masyarakat merupakan instrumen penting untuk mengukur dan meningkatkan kualitas layanan.
Setiap masukan dari masyarakat dijadikan dasar evaluasi dan peningkatan pelayanan.
Sementara itu, perwakilan Tim Kerja MPP Aceh Besar, Nurfaizah mengatakan, banyak praktik baik yang didapat dalam kunjungan tersebut dan akan menjadi bahan pengembangan pelayanan di MPP Aceh Besar.
“Kami melihat pengelolaan SKM dan inovasi pelayanan di BBPOM sudah berjalan sangat baik. Pengalaman ini menjadi acuan kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Aceh Besar,” ujarnya.
Usai berdiskusi, rombongan mengunjungi ruang pelayanan umum dan laboratorium BBPOM Aceh untuk melihat langsung alur pelayanan, fasilitas bagi masyarakat, dan proses pengujian yang merupakan bagian dari pengawasan obat dan makanan.

















