AS Kembalikan Blokade Laut Iran, Trump Ingin Membebankan 20 Persen Kargo di Selat Hormuz

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat kembali menerapkan apa yang disebutnya sebagai “blokade Iran”.
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Menurutnya, kebijakan tersebut hanya bertujuan untuk menghentikan kapal dan pelanggan yang terkait dengan Iran, sementara kapal dari negara lain masih bisa lewat dengan bebas.

RakyatPos.id – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat tajam. Presiden AS Donald Trump mengumumkan penerapan kembali blokade terhadap Iran dan mengusulkan tarif sebesar 20 persen untuk semua kargo yang melewati Selat Hormuz sebagai imbalan atas perlindungan keamanan yang diberikan Washington di jalur pelayaran strategis ini.

Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat kembali menerapkan apa yang disebutnya sebagai “blokade Iran”.

Menurutnya, kebijakan tersebut hanya bertujuan untuk menghentikan kapal dan pelanggan yang terkait dengan Iran, sementara kapal dari negara lain masih bisa lewat dengan bebas.

Baca juga: Iran mengklaim menembak jatuh drone AS di Bandar Abbas, ketegangan di Teluk meningkat

“Selat Hormuz TERBUKA, dan akan tetap TERBUKA, dengan atau tanpa Iran,” tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya.

Ia juga mengusulkan agar kapal yang melewati Selat Hormuz dikenakan biaya sebesar 20 persen sebagai kompensasi atas peran Amerika Serikat dalam menjaga keamanan jalur pelayaran tersebut.

Pernyataan Trump ini muncul ketika situasi di kawasan Teluk meningkat.

Militer Iran pada hari Senin mengklaim telah menembak jatuh pesawat tak berawak Amerika Serikat di Bandar Abbas, Provinsi Hormozgan.

Kantor Berita Mehr melaporkan pada hari Senin bahwa sistem pertahanan udara Iran berhasil mengidentifikasi, mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat tak berawak yang dikatakan sebagai pesawat jenis Lucas di daerah Hajiabad.

Menurut pernyataan militer Iran, operasi tersebut dilakukan ketika pasukan pertahanan udara menanggapi apa yang disebutnya serangan musuh sambil mengamankan wilayah udara Iran.

Insiden tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah militer Amerika Serikat melancarkan gelombang serangan baru terhadap sejumlah sasaran dan infrastruktur militer di berbagai wilayah Iran, termasuk Provinsi Bushehr, Khuzestan, Hormozgan, serta jalur kereta api yang menghubungkan Teheran dengan Mashhad.

Sebagai tanggapan, Teheran mengumumkan telah meluncurkan serangan rudal dan drone yang menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di Bahrain, Kuwait dan Qatar. Iran juga menuduh Washington melanggar nota kesepahaman yang dicapai pada 17 Juni melalui mediasi Pakistan.

Kementerian Luar Negeri Iran kemudian mengeluarkan peringatan keras kepada negara-negara tetangganya untuk tidak membiarkan wilayah atau pangkalan mereka digunakan sebagai titik peluncuran serangan terhadap Iran.

Menurut Teheran, berdasarkan hukum internasional, setiap negara wajib mencegah wilayahnya digunakan untuk aksi militer terhadap negara lain.

Iran menegaskan, lokasi mana pun yang menjadi titik awal melancarkan serangan akan menjadi sasaran pembalasan angkatan bersenjata Iran.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru