Anggota BPK Bobby Rizaldi lamban bicara usai diperiksa KPK selama 9 jam

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi telah menyelesaikan pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait audit keuangan pengadaan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Kamis (16/7).

Bobby yang hadir di gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan mengenakan batik berwarna biru meninggalkan ruang penyidikan sekitar pukul 19.13 WIB.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bobby menjalani pemeriksaan selama kurang lebih sembilan jam, mulai pukul 09.58 WIB. Ia memilih bicara hemat saat awak media melontarkan berbagai pertanyaan kepadanya.

Dia hanya menyatakan, seluruh informasi yang diketahuinya telah disampaikan kepada penyidik ​​KPK.

Bobby memastikan mendukung kinerja lembaga antirasuah dalam mengusut dugaan kasus suap audit keuangan di Pemkab Muara Enim.

“Semua sudah disampaikan kepada penyidik ​​dan kami sangat mendukung proses ini,” kata Bobby saat meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (16/7).

Terpisah, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, penyidik ​​mendalami pengetahuan Bobby terkait temuan pemeriksaan keuangan di Pemkab Muara Enim.

Sebab, pemeriksaan keuangan tersebut berdampak pada Hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang dikeluarkan BPK.

Pemeriksaan hari ini, penyidik ​​mendalami pengetahuan saksi terkait dugaan penataan temuan audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan di Kabupaten Muara Enim, yang kemudian turut mempengaruhi opini Wajar Dengan Pengecualian menjadi Wajar Tanpa Pengecualian bagi Pemkab Muara Enim, kata Budi.

Selain itu, penyidik ​​juga mendalami hubungan Bobby dengan salah satu tersangka kasus ini, yakni Augusz Dewannggara.

Angga, sapaan akrab Augusz Dewanggara, diduga merupakan staf pribadi Bobby saat masih menjadi Anggota DPR RI.

Penyidik ​​memastikan hal itu ada kaitannya dengan pihak swasta, kakak Angga, yang kemudian bisa memiliki akses atau kontrol dalam dugaan pengaturan pemeriksaan di BPK wilayah Muara Enim, tutupnya.

KPK Tetapkan 5 Tersangka

KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka antara lain, Ketua Tim Pemeriksa BPK Perwakilan Sumsel Titin Rita Lestari (TTN) dan pihak swasta Augus Dwianggara (AGG) alias Angga.

Kelima tersangka tersebut juga terdiri dari Bupati Muara Enim Edison (EDS), Direktur PT Millennium Solusi Abadi Fika (FK), dan petugas pemasaran PT Millenium Solusi Abadi Cory Erin Hardi (CRH).

Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada permintaan biaya Rp1,6 miliar untuk mengatur hasil pemeriksaan BPK. Tujuannya agar sejumlah temuan bisa diubah dan Pemkab Muara Enim mendapat opini WTP.

Kasus yang terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) ini mengungkap adanya transfer uang senilai Rp 500 juta. Uang tersebut diduga disalurkan melalui dua jalur, yakni di Jakarta dan Sumatera Selatan

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Berita Terbaru