Serangan udara Israel tewaskan 2 warga Palestina di tenda Gaza dalam pelanggaran gencatan senjata baru – RakyatPos.id

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tentara Israel membunuh dua warga Palestina, termasuk seorang anak, dan melukai lainnya di Gaza selatan pada Senin malam, dalam pelanggaran terbaru terhadap perjanjian gencatan senjata yang rapuh di wilayah tersebut, kata sumber medis. Anadolu melaporkan.

Sumber itu menambahkan bahwa serangan itu menargetkan sebuah tenda yang menampung keluarga-keluarga pengungsi di daerah Al-Mawasi di Khan Younis barat.

Zona yang menjadi sasaran adalah wilayah di mana tentara telah menarik diri berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentara Israel mengklaim bahwa serangan tersebut menargetkan anggota Hamas yang diduga merencanakan serangan terhadap pasukannya di Gaza selatan.

Sejak perjanjian gencatan senjata mulai berlaku, tentara Israel telah melakukan ratusan pelanggaran, menewaskan 422 warga Palestina dan melukai 1.189 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan.

Gencatan senjata tersebut menghentikan perang Israel selama dua tahun yang menewaskan hampir 71.400 warga Palestina, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, melukai lebih dari 171.200 lainnya, dan meninggalkan wilayah kantong tersebut dalam reruntuhan.

BACA: Hamas menuduh Israel meningkatkan pelanggaran gencatan senjata di Gaza

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa
Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan
Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan
Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:33 WIB

FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:09 WIB

Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:46 WIB

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:12 WIB

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:42 WIB

Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?

Berita Terbaru

HEADLINE

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:36 WIB