Tentara Israel membunuh dua warga Palestina, termasuk seorang anak, dan melukai lainnya di Gaza selatan pada Senin malam, dalam pelanggaran terbaru terhadap perjanjian gencatan senjata yang rapuh di wilayah tersebut, kata sumber medis. Anadolu melaporkan.
Sumber itu menambahkan bahwa serangan itu menargetkan sebuah tenda yang menampung keluarga-keluarga pengungsi di daerah Al-Mawasi di Khan Younis barat.
Zona yang menjadi sasaran adalah wilayah di mana tentara telah menarik diri berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tentara Israel mengklaim bahwa serangan tersebut menargetkan anggota Hamas yang diduga merencanakan serangan terhadap pasukannya di Gaza selatan.
Sejak perjanjian gencatan senjata mulai berlaku, tentara Israel telah melakukan ratusan pelanggaran, menewaskan 422 warga Palestina dan melukai 1.189 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan.
Gencatan senjata tersebut menghentikan perang Israel selama dua tahun yang menewaskan hampir 71.400 warga Palestina, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, melukai lebih dari 171.200 lainnya, dan meninggalkan wilayah kantong tersebut dalam reruntuhan.
BACA: Hamas menuduh Israel meningkatkan pelanggaran gencatan senjata di Gaza
















