KOTA ACE – Mobil listrik mewah yang diduga milik Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution (Bobby Nasution) musnah terbakar saat diparkir di suatu tempat di Jl. Sei Asahan, Medan, Rabu (7/1/2026), sekitar pukul 10.23 WIB. Belum diketahui penyebab kebakaran mobil listrik merek Hyundai IONIQ 5 N. Namun dugaan sementara, aki mobil bermasalah.
Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan (DPKP) dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut pun berangkat ke lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Plt Kepala Dinas DPKP Kota Medan (Kadis), Wandro Abadi Agnellus Malau mengatakan kepada wartawan, mobil listrik tersebut terbakar saat berada di bengkel. Penyebab kebakaran diduga berasal dari aliran listrik pada aki mobil.
“Diduga kebakaran terjadi akibat aliran arus listrik dari aki mobil sehingga menimbulkan kebakaran,” ujarnya seraya menambahkan, dalam proses pemadaman petugas tidak hanya menyemprotkan air, tetapi juga menggunakan cairan busa khusus.
Wanro mengungkapkan, pemilik mobil listrik tersebut sudah diketahui keberadaannya. Sebab, petugas hanya fokus pada pemadaman api. “Belum diketahui kepemilikannya karena anggota sedang fokus memadamkan api,” ujarnya.
Namun sebelumnya, Wandro menjelaskan soal penghapusan informasi pembakaran mobil listrik di bengkel Jalan Sei Asahan, Kecamatan Medan Selayang.
Menurut Wanro, postingan di grup Whatsapp itu dihapus karena ada permintaan warga di lokasi. Ia mengatakan, saat memadamkan api, petugas pemadam kebakaran lain yang menuju lokasi mengambil foto dan video sebagai dokumen pelaporan.
“Dari pengakuan anggota dilarang mendokumentasikan kejadian tersebut. Kami tidak tahu apakah pemilik bengkelnya atau bukan, yang jelas orangnya ada di lokasi. Makanya informasinya dihapus,” ujarnya.
Wanro menegaskan, dirinya tidak tertarik dengan kejadian tersebut. Prinsipnya, ketika kita mendapat laporan ada kebakaran, kita langsung turun ke lokasi untuk memadamkan api. Jadi kalau terjadi kejadian seperti ini (penghapusan informasi) tentu di luar kendali. Tadi saya juga sudah menegur anggota, karena tidak ada komunikasi ke saya sehingga ketinggalan informasi, katanya.
Terkait kejadian kebakaran tersebut, Wanndro mengaku api berhasil dipadamkan 30 menit setelah kejadian. “Satu mobil listrik terbakar. Sudah kami padamkan menggunakan busa cair. Beruntung tidak menjalar ke gedung atau mobil lain yang parkir di sana,” ujarnya.
















