Juru Bicara Pasukan Koalisi: Al-Zubaidi melarikan diri ke UEA melalui berita Somaliland

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru bicara resmi pasukan koalisi, “Koalisi untuk Mendukung Legitimasi di Yaman,” Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengumumkan bahwa, selain pernyataan pimpinan pasukan koalisi kemarin, yang mencakup informasi tentang keadaan melarikan diri dari Presiden Dewan Transisi Selatan, Aidaroos al-Zubaidi, ke tujuan yang tidak diketahui, informasi intelijen tersedia bahwa ia melarikan diri pada malam hari bersama orang lain melintasi laut dari pelabuhan Aden menuju (wilayah Somaliland) di Republik Federal Somalia.

Juru bicara itu menambahkan, para buronan mematikan sistem identifikasi dan tiba di pelabuhan Berbera kemarin sore. Aidaroos menelepon seorang perwira yang dijuluki Abu Said, yang ternyata adalah Mayor Jenderal Awad Saeed Musleh Al Ahbabi, komandan operasi gabungan UEA. Dia memberi tahu dia tentang kedatangannya dan sebuah pesawat sedang menunggu mereka, yang lepas landas tanpa menyebutkan tujuan keberangkatan setelah menjemput mereka di bawah pengawasan petugas Emirat.

Juru bicara tersebut mengatakan, pesawat mendarat di Bandara Mogadishu kemarin sore dan menunggu selama satu jam, lalu berangkat menuju Teluk Arab, melewati Laut Arab tanpa menyebutkan tujuannya. Sistem identifikasi di Teluk Oman ditutup dan dimulai kembali sepuluh menit sebelum mendarat di Bandara Militer Al Reef di Abu Dhabi kemarin malam.

Setelah diperiksa registrasi kapal laut yang mengangkutnya, diketahui membawa bendera (Saint Kitts dan Nevis), yang merupakan bendera negara yang sama dengan kapal (Greenland) yang mengangkut kendaraan tempur dan senjata ke pelabuhan Mukalla yang berasal dari pelabuhan Fujairah, sesuai dengan pernyataan komando pasukan koalisi tertanggal 30 Desember 2025.

Pernyataan tersebut menyimpulkan bahwa pasukan koalisi masih menindaklanjuti informasi mengenai nasib beberapa orang yang dikabarkan terakhir kali bertemu dengan Aidaroos Al-Zubaidi sebelum melarikan diri dari Aden, termasuk Ahmed Hamed.
Lamlas (mantan gubernur Aden) dan Mohsen al-Wali (komandan pasukan sabuk keamanan di Aden), yang komunikasinya terputus.

Sebelumnya, juru bicara resmi pasukan koalisi (Koalisi Mendukung Legitimasi di Yaman), Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, mengumumkan bahwa pada tanggal 4 Januari 2026, pimpinan pasukan koalisi untuk mendukung legitimasi memberi tahu Aidaroos Al-Zubaidi untuk datang ke Kerajaan Arab Saudi dalam waktu 48 jam, untuk berdiskusi dengan Ketua Dewan Komando Presiden Rashad Al-Alimi dan pimpinan pasukan koalisi alasan eskalasi dan serangan oleh pasukan koalisi. Pasukan Dewan Transisi di kegubernuran Hadramaut dan Al-Mahra.

Juru bicara tersebut menambahkan bahwa Al-Zubaidi memberi tahu Kerajaan Arab Saudi tentang kehadirannya pada 6 Januari, namun melarikan diri ke lokasi yang tidak diketahui, meninggalkan anggota dan pemimpin Dewan Transisi tanpa rincian apapun tentang dia.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan
Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?
Ilmuwan Aceh Berbagi Pengalaman Soal Topan Senyar di Thailand, Türkiye Tuan Rumah AIWEST-DR 2027
Meski sudah meminta maaf, Hotman Paris tetap diproses hukum, Polda Metro memeriksa 10 saksi
Hilirisasi Kepulauan Andaman Sebagai Titik Balik Bagi Aceh
Menjaga Hutan Mangrove Tanah Papua: Paru-Paru Terakhir Indonesia
AJI Desak Prabowo Minta Maaf atas Tudingan Jurnalis Londo Ireng

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:42 WIB

Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:26 WIB

Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:55 WIB

Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:48 WIB

Meski sudah meminta maaf, Hotman Paris tetap diproses hukum, Polda Metro memeriksa 10 saksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:34 WIB

Hilirisasi Kepulauan Andaman Sebagai Titik Balik Bagi Aceh

Berita Terbaru