Jakarta, tniad.mil.id – Tentara Nasional Indonesia (TNI AD) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana alam di Pulau Sumatera dengan memberangkatkan Kapal ADRI XLIX dari Dermaga Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (31/12/2025).
Pemberangkatan kapal ADRI XLIX dipimpin oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa sebagai bagian dari respon berkelanjutan TNI AD terhadap banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapal ADRI XLIX membawa berbagai fasilitas bantuan logistik dan penunjang penanggulangan bencana antara lain jembatan Bailey, jembatan Armco, tenda darurat, perlengkapan tidur, obat-obatan dan perlengkapan pendukung lainnya yang diperlukan untuk memulihkan akses dan kebutuhan dasar masyarakat.
Kapal rencananya akan tiba di Belawan pada 5 Januari dan dilanjutkan ke Aceh pada 6 Januari. Saat ini sudah terpasang 12 jembatan Bailey, dan hari ini kami mengirimkan dua set jembatan Bailey dari total 42 jembatan yang rencananya akan diberangkatkan,” kata Wakasad.
Selain dukungan TNI Angkatan Darat, kapal ADRI XLIX juga membawa bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Pertahanan antara lain jembatan Armco, alat penjernih air, dan peralatan Tempat Penampungan Sementara (Huntara) untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
Wakasab menegaskan, sesuai arahan KSAD, TNI AD terus memberikan dukungan maksimal dari pusat hingga daerah terdampak dengan mengerahkan alutsista dan kemampuan yang disesuaikan dengan sasaran dan kebutuhan di lapangan.
Terkait pengerahan personel, Wakil Kepala Staf menjelaskan, lebih dari 29 ribu personel TNI AD sudah berada di berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatera. Personil tersebut melaksanakan tugas evakuasi, penyaluran bantuan, pemulihan infrastruktur, dan keamanan kawasan, termasuk saat perayaan malam tahun baru.
Dengan mengirimkan Kapal ADRI XLIX, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat, memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, dan mendukung percepatan pemulihan kehidupan warga di wilayah terdampak bencana. (Dispenad)
















