Gelar Rakor, Kapolres Pekalongan Bahas Restorasi Lahan Kritis di Petungkriyono

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jawa Tengah – Tribratanews.jateng.polri.go.id I Polres Pekalongan bergerak cepat menyikapi persoalan penggundulan hutan dan ancaman bencana alam akibat pembukaan lahan di kawasan pegunungan. Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, SIK, M.Si., memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan mengenai rencana penanaman pohon bersama di kawasan Hutan Lindung Desa Simego, Kecamatan Petungkriyono.

Rapat yang digelar di Aula Mapolres Pekalongan, Selasa (16/12/2025), dihadiri para pejabat penting mulai dari perwakilan Bupati Pekalongan (Kadis Perkim LH), perwakilan Dandim 0710 Pekalongan, Kajari, hingga Perhutani KPH Pekalongan Timur dan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah IV.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus utama pertemuan ini adalah menyelesaikan teknis restorasi ekosistem di Hutan Alam Sekunder (HAS) Desa Simego yang sebagian sudah beralih fungsi menjadi lahan pertanian.

Kapolres Pekalongan: Antisipasi Bencana dan Merangkul Masyarakat

Kapolres dalam sambutannya menegaskan, langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi bencana alam yang mengintai akibat hilangnya tegakan pohon di lahan kritis.

“Tujuan penanaman pohon untuk mengantisipasi bencana akibat pembukaan lahan. Kita bersyukur saat ini masyarakat yang membuka lahan sudah menyadari dan menerima bahwa sangat perlu dilakukan penanaman pohon,” ujarnya.

AKBP Rachmad berharap seluruh elemen baik instansi pemerintah maupun masyarakat dapat berpartisipasi aktif agar kegiatan ini berjalan lancar tanpa merugikan kepentingan warga sekitar.

Target 5.000 Pohon Mulai 18 Desember

Sementara itu, Wakil Kepala Bagian Tata Usaha KPH Pekalongan Timur Bapak Totok S. menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan jadwal (timeline) restorasi lahan secara bertahap. Penanaman akan dipusatkan di Petak 43 B yang merupakan kawasan hutan lindung.

Tahapannya dilaksanakan mulai 18 Desember 2025 hingga Januari 2026. Sebanyak 5.000 pohon akan ditanam di kawasan Dukuh Sikubang dan Dukuh Kumenyep Desa Simego, jelasnya.

Perhutani juga telah memetakan 99 titik rawan bencana di wilayah KPH Pekalongan Timur yang meliputi Kecamatan Lebakbarang dan Petungkriyono. Melalui diskusi ini diharapkan konsep penanaman pohon bersama dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga kelestarian hutan di “Atap Jawa Tengah”. (ozy)

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Laptop untuk Mahasiswa yang Stylish dan Ringan? Coba ASUS Vivobook S14 OLED

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Berita Terbaru