Buser Naga menangkap preman berkedok juru parkir yang memukuli pedagang di alun-alun kota

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Kepulauan Bangka Belitung, Bidang Humas,- Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang melalui Satuan Opsnal Tim Buser Naga, pada Senin, 3 November 2025 berhasil menangkap seorang pria berinisial Candra alias Memble alias Kerbau (41 tahun) yang diduga terlibat tindak pidana penganiayaan di dua lokasi berbeda.

Kasus penganiayaan pertama dilaporkan oleh seorang ibu rumah tangga berinisial M (31 tahun). Peristiwa penganiayaan pertama terjadi pada Kamis, 23 Oktober 2025, sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Batin Tikal, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku mendatangi tempat jualan korban dan meminta uang parkir. Pertengkaran terjadi karena pelaku tidak menerima sejumlah uang yang diberikan korban. Pertengkaran tersebut berujung perkelahian yang mengakibatkan korban mengalami luka pada bagian hidung, mata, dan tangan kanan. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkalpinang.

Usai ditangkap, pelaku mengakui perbuatannya. Penganiayaan bermula saat pelaku yang berprofesi sebagai juru parkir di Lapangan Taman Merdeka itu meminta dua potong ayam kepada korban yang berprofesi sebagai pedagang. Saat korban meminta uang, pelaku menyentuh bahu kanan korban. Karena merasa terancam, korban mengambil pisau untuk membela diri, namun pisau tersebut dipegang oleh pedagang lain. Pelaku kemudian memukul mata kiri korban satu kali menggunakan tangan kanannya, lalu kabur.

Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang mulai melakukan penyelidikan pada Jumat, 24 Oktober 2025. Setelah mendapat informasi, tim mendatangi alamat Terlapor di Kampung Opas, namun pelaku tidak ada di tempat.

Pada Senin, 26 Oktober 2025, pemeriksaan menemukan informasi pelaku melaut untuk bekerja sebagai nelayan selama kurang lebih satu minggu. Tim Buser Naga langsung berkoordinasi dengan Satuan Polisi Airud Polres Pangkalpinang.

Pada hari Sabtu tanggal 1 November 2025, tim Buser Naga melakukan pengawasan di kawasan Dermaga TPI, memeriksa kapal-kapal nelayan yang sedang merapat untuk menurunkan hasil tangkapannya.

Puncaknya, pada Senin 3 November 2025 sekitar pukul 10.30 WIB, Tim Gabungan Buser Naga dan Satpol Airud melakukan patroli di perairan Jembatan Emas. Mereka mencegat rombongan kapal yang menuju dermaga dan memeriksa anak buah kapal (ABK) satu per satu. Di salah satu kapal, tim gabungan berhasil menemukan dan menangkap seorang pria bernama Candra alias Memble yang menjadi buronan pelaku.

Saat diperiksa lebih lanjut di Unit Polisi Airud Polres Pangkalpinang, pelaku juga mengaku melakukan tindak pidana penganiayaan lainnya. Penganiayaan terjadi karena pelaku merasa kesal karena tidak diperbolehkan ikut menjaga parkir di Lapangan Taman Merdeka. Kekesalan tersebut menyebabkan pelaku memukul hidung korban sebanyak satu kali dan menampar pipi kiri korban sebanyak satu kali dengan tangan kanan. Pelaku mencoba memukul korban dengan kursi kayu namun berhasil ditahan masyarakat, sebelum akhirnya melarikan diri.

Kini pelaku Candra alias Memble beserta barang bukti berupa dua dokumen visum telah dibawa ke Polres Pangkalpinang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kuasa hukum Dokter Tifa yakin jaksa tidak akan mendakwa ulang kliennya: penolakan kami tetap ada
Beut Panteu Keude, Cara Kreatif Kemenag Aceh Barat Tebarkan Dakwah di Masyarakat
Keributan hebat! Bung Harlino Kembalikan Rp 5,2 Miliar Terkait PT Dana Syariah Indonesia
Real Madrid memasuki perlombaan untuk mengontrak Yan Diomande dari RB Leipzig
Iran Pindahkan Ribuan Sentrifugal Nuklir ke Gunung Beliung di Kedalaman 100 Meter
Terungkap! Begitulah fantastisnya kehormatan Dude Harlino selama menjadi Brand Ambassador PT DSI
Sutradara 'The Mask' Chuck Russell Meninggal pada usia 74 tahun
Pesawat yang Diduga Milik AS Dikabarkan Jatuh di Pulau Qeshm, Iran

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:26 WIB

Kuasa hukum Dokter Tifa yakin jaksa tidak akan mendakwa ulang kliennya: penolakan kami tetap ada

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:04 WIB

Beut Panteu Keude, Cara Kreatif Kemenag Aceh Barat Tebarkan Dakwah di Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:52 WIB

Keributan hebat! Bung Harlino Kembalikan Rp 5,2 Miliar Terkait PT Dana Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:37 WIB

Real Madrid memasuki perlombaan untuk mengontrak Yan Diomande dari RB Leipzig

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:23 WIB

Iran Pindahkan Ribuan Sentrifugal Nuklir ke Gunung Beliung di Kedalaman 100 Meter

Berita Terbaru