Polisi Regional Pekalongan – Polisi Regional Jawa Tengah – Tribratanews.jateng.polri.go.id I Upaya untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di Kabupaten Pekalongan terus diintensifkan. Pada hari Jumat (15/15/2025) pagi, Polisi Sektor Wiradesa mengadakan gerakan makanan murah (GPM) di Sekolah Pantapan Islam Al Muslimin, Desa Rowoyoso, Distrik Wonokerto.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh polisi Pekalongan bekerja sama dengan Bulog, dan menerima dukungan penuh dari pemimpin sekolah asrama Islam Al Muslimin, Ustadz Solikhul Hadi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 2 ton beras SPHP atau 400 paket yang setara dengan masyarakat. Setiap paket yang mengandung 5 kilogram beras dijual dengan harga Rp57.500. Semua stok terjual habis hanya dalam beberapa jam, menunjukkan antusiasme penduduk dan peziarah yang tinggi untuk program ini.
Kepala Polisi Wiradesa IPTU Maman Sugiarto, SH, MH mengatakan, pergerakan makanan murah adalah salah satu langkah konkret untuk membantu orang mendapatkan staples dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga makanan.
“Hari ini kami membagikan 2 ton beras dan semuanya terjual habis. Antusiasme komunitas yang luar biasa, ini menunjukkan program ini tepat pada target dan berguna,” katanya.
“Kami akan terus bekerja sama dengan bulog dan berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan beras dipertahankan, terutama sebelum liburan dan ketika harga makanan berpotensi naik,” tambah IPTU Maman.
Selain memudahkan beban masyarakat, kegiatan ini juga merupakan tempat untuk memperkuat hubungan antara polisi dan penduduk. Warga tampak puas dan berharap bahwa kegiatan serupa dapat secara rutin dilakukan di daerah lain. (AFK)
RakyatPos.ID Network
















