Kolaborasi Tentara Indonesia dan Muhammadiyah adalah warisan dari perjuangan bangsa

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, tniad.mil.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Tni Maruli Simanjuntak, M.Sc., melakukan kunjungan kerja dan audiensi dengan kepemimpinan pusat Muhammadiyah di kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Selasa (5/27/2025). Selama pertemuan, Kasad membahas peran penting dan kolaborasi antara TNI dan Muhammadiyah dalam sejarah perjuangan untuk kemerdekaan rakyat Indonesia.

Dalam sambutannya, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh ketua umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Sc., bersama dengan jajaran kepemimpinan Tengah Muhammadiyah. Dia juga menyatakan kekagumannya atas kemajuan dan kebesaran Muhammadiyah yang selalu hadir dalam setiap denyut nadi kehidupan rakyat Indonesia.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasad menekankan bahwa TNI, terutama Angkatan Darat, membuka diri untuk belajar dari Muhammadiyah, terutama dalam hal manajemen pendidikan, mulai dari Paud, TK (TK), sekolah menengah hingga pendidikan tinggi di bawah Yayasan Ahmad Dahlan.

Jenderal Maruli juga menyatakan kekagumannya terhadap sosok Sudirman Jenderal yang hebat yang merupakan tokoh sentral dalam sejarah TNI dan juga kader Muhammadiyah. Dia mendorong tentara di seluruh Indonesia untuk terus membangun kerja sama dan kolaborasi dengan Muhammadiyah yang telah terbukti memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Dalam pertemuan yang hangat, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir menekankan bahwa Muhammadiyah memiliki sejarah dan nilai -nilai perjuangan yang sama dengan TNI. Dia menyoroti bahwa hubungan telah ada sejak masa perjuangan untuk kemerdekaan Republik Indonesia sampai periode pasca -kemerdekaan.

Haedar mengatakan bahwa kelahiran TNI tidak dapat dipisahkan dari sosok Sudirman Jenderal Besar yang merupakan kader nyata Muhammadiyah. Sebelum menjadi panglima tertinggi, Jenderal Sudirman adalah kader Pandu Hizbul Wathan (HW) dan juga seorang pendidik di Sekolah Muhammadiyah. Selain itu, Muhammadiyah juga menunjukkan peran aktifnya dalam perjuangan fisik melalui pembentukan Sabil War Askar di Yogyakarta.

“Kami pernah membentuk Sabil War Askar pada 23 Juli 1947 ketika agresi militer Belanda I. Pada waktu itu, kami sepenuhnya mendukung perjuangan TNI dalam gerakan di wilayah khusus Yogyakarta dan Jawa Tengah Selatan,” kata Haedar.

Dia menambahkan bahwa pembentukan Sabil War Askar adalah bukti yang jelas bahwa Muhammadiyah tidak hanya berkontribusi di bidang pendidikan, kesehatan dan sosial, tetapi juga berpartisipasi langsung dalam perjuangan fisik dengan TNI dalam merebut dan mempertahankan kemandirian Indonesia.

Menutup pertemuan, Haedar menyatakan kebahagiaannya untuk kunjungan Kasad dan barisan tentara ke kantor PP Muhammadiyah. Dia berharap pertemuan itu akan menjadi ruang yang memperkuat persahabatan dan membuka jalan untuk berbagi pandangan dan memperkuat semangat kebangsaan.

Selain melakukan persahabatan dengan kepemimpinan Muhammadiyah, Kasad juga memiliki kesempatan untuk meninjau hasil rudal pelvis “Merapi” dari pengembangan Pusat Penelitian untuk Universitas Penelitian dan Inovasi Terpadu (Cirnov) Ahmad Dahlan University (UAD) sebagai universitas di bawah auspices of Muhammadiah pada hari Rabu, 28/2 28/0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.2. Kasad secara khusus menghargai keberhasilan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang telah mampu mengembangkan teknologi, sehingga menjadi pencapaian yang dianggap sangat penting dalam mendukung sistem pertahanan dan keamanan nasional. (Dispenad)

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Bob Myers mencoba dan gagal untuk membenarkan strategi dua garis waktu Warriors yang gagal
Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?
Di dalam janji dan resepsi pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce – NBC New York
Ilmuwan Aceh Berbagi Pengalaman Soal Topan Senyar di Thailand, Türkiye Tuan Rumah AIWEST-DR 2027
Cole Hauser Tentang “Tantangan” 'Dutton Ranch' Tanpa Taylor Sheridan”.
Meski sudah meminta maaf, Hotman Paris tetap diproses hukum, Polda Metro memeriksa 10 saksi
Hilirisasi Kepulauan Andaman Sebagai Titik Balik Bagi Aceh
Menjaga Hutan Mangrove Tanah Papua: Paru-Paru Terakhir Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:07 WIB

Bob Myers mencoba dan gagal untuk membenarkan strategi dua garis waktu Warriors yang gagal

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:55 WIB

Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:32 WIB

Di dalam janji dan resepsi pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce – NBC New York

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:19 WIB

Ilmuwan Aceh Berbagi Pengalaman Soal Topan Senyar di Thailand, Türkiye Tuan Rumah AIWEST-DR 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:59 WIB

Cole Hauser Tentang “Tantangan” 'Dutton Ranch' Tanpa Taylor Sheridan”.

Berita Terbaru