Magelang, Tniad.Mil.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Tni Maruli Simanjuntak, M.Sc., menyambut baik kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis dari Kamis (5/ 5/1 Kamis (5/1 Kaiset. Macron di Indonesia.
Kunjungan ini adalah bagian penting dari upaya untuk memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama strategis di bidang pertahanan antara Indonesia dan Prancis, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pendidikan militer kedua negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron tiba di Sapta Marga Akmil Field menggunakan Heli Super Puma. Kedatangan keduanya segera disambut oleh Menteri Pertahanan Indonesia, Komandan TNI, Kepala Kepolisian Nasional, Kepala Staf Pasukan, termasuk Kasad Jenderal Tni Maruli Simanjuntak. Selanjutnya, grup bergerak menuju _main Hall_ Akmil.
Presiden Prabowo mengundang Presiden Macron untuk berkeliling _Amain Hall_ untuk melihat galeri foto dan lukisan para pemimpin iklan TNI yang ditampilkan di dinding ruangan. Kegiatan ini dilanjutkan dengan upacara kehormatan yang ramah yang mencerminkan persahabatan kedua negara, serta inspeksi pasukan menggunakan kendaraan Maung taktis dalam produksi domestik.
Pada saat itu, Presiden Prabowo Subianto menerima tanda bintang kehormatan dari pemerintah Prancis yang disematkan langsung oleh Presiden Emmanuel Macron sebagai bentuk rasa hormat dan pengakuan kontribusinya dalam memperkuat hubungan bilateral.
Setelah prosesi yang ramah, kedua pemimpin negara meninjau Laboratorium Bahasa Akmil Prancis dan sejumlah fasilitas pendidikan lainnya. Mereka juga memiliki dialog langsung dengan petugas TNI yang mengikuti program kuliah bahasa Prancis di laboratorium.
Kunjungan Presiden Prancis ke Akmil adalah simbol penting dari peningkatan sinergi pertahanan antara Indonesia dan Prancis. Selain memperkuat hubungan antar negara, kegiatan ini juga menegaskan pengakuan kualitas pendidikan militer Indonesia yang terbuka untuk kerja sama global.
Juga hadir di acara tersebut adalah Menteri Pertahanan Indonesia, Komandan TNI, pejabat tinggi negara bagian, dan delegasi militer dari Prancis.
Diharapkan bahwa kunjungan negara ini dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, termasuk pelatihan bersama, pengembangan teknologi pertahanan, dan peningkatan kemampuan militer kedua negara di masa depan. (Dispenad)
RakyatPos.ID Network
















