(Djugu, 28 Februari) – Insiden serangan kelompok bersenjata terjadi di wilayah AOR Indordb.
Serangan itu mengakibatkan 15 warga sipil menderita cedera sebagian besar karena cedera saat mencoba melarikan diri untuk mencari perlindungan. Situasi ini mendorong masyarakat sipil untuk meminta bantuan Monusco dalam upaya advokasi kepada wewenang untuk mengevakuasi para korban yang terluka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi kondisi darurat ini, Indo RDB 39 F Monusco bergerak cepat untuk mengevakuasi korban untuk memastikan keselamatan dan merawat warga sipil yang terkena dampak. Dalam upaya ini, Indo RDB mengevakuasi 3 korban menggunakan ambulans dan kendaraan Rantis segera membawa mereka ke Rumah Sakit Salaha di Bunia untuk mendapatkan perawatan medis.
Proses pemantauan situasi masih dilakukan oleh Gugus Tugas Indordb 39 F Monusco untuk melaporkan perkembangan lebih lanjut.
RakyatPos.ID Network
















