Total Korban Pembantaian Israel di Kamp Mawasi Capai 90

- Jurnalis

Minggu, 14 Juli 2024 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id -Laporan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan pada Ahad (14/7) menyebutkan, jumlah korban tewas akibat pembantaian Israel di kamp pengungsi Mawasi, Khan Younis, Gaza terus bertambah hingga mencapai 90 orang.

Dikatakan bahwa separuh dari korban tewas adalah wanita dan anak-anak. Sementara itu, 300 orang terluka dan banyak dari mereka dalam kondisi kritis.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Militer Israel mengatakan serangan di daerah itu menargetkan kepala militer Hamas Mohammed Deif. Namun, belum jelas apakah ia tewas.

Di sisi lain, Pemimpin Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan bahwa Deif baik-baik saja dan klaim Israel telah menyerang petinggi mereka hanyalah alasan untuk membenarkan tindakan kriminal mereka di Jalur Gaza.

“Semua korban adalah warga sipil. Apa yang terjadi adalah eskalasi genosida yang berbahaya di tengah dukungan Amerika dan kebungkaman global,” katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Mayadeen.

Pembantaian di kamp Mawasi memicu gelombang kemarahan internasional, dengan beberapa pemimpin dunia menyatakan kecaman atas tindakan Israel.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menekankan bahwa apa yang terjadi di Gaza bukanlah perang atau pembelaan diri, tetapi genosida.

“Tidak ada negara, termasuk Turki, yang dapat merasa aman selama Israel mencari keamanannya melalui pendudukan,” tegasnya.

Kementerian Luar Negeri Turki juga menekankan bahwa pembantaian puluhan warga sipil oleh Israel di kamp Mawasi merupakan upaya untuk memusnahkan rakyat Palestina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanani mengatakan bahwa serangan Israel terhadap kamp-kamp pengungsi, yang dikategorikan sebagai zona aman, adalah kejahatan yang terus dilakukan Israel di bawah perlindungan Amerika.

“Kejahatan baru dalam catatan kejahatan Zionis yang berkelanjutan mengingat diamnya masyarakat internasional dan dukungan menyeluruh AS terhadap entitas ini,” katanya.

Kemudian, Biro Politik gerakan Houthi di Yaman mengutuk keras pembantaian genosida brutal yang dilakukan oleh pendudukan di kamp Mawasi, di Khan Younis dan di area sholat di kamp pengungsi al-Shati di Gaza barat.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Pangeran Harry dan Meghan Membawa Anaknya Menginap di Rumah Putri Diana
'Mata ganti mata', Iran mengancam akan menyerang Inggris jika membantu operasi militer AS
Kuasa hukum Dokter Tifa yakin jaksa tidak akan mendakwa ulang kliennya: penolakan kami tetap ada
Beut Panteu Keude, Cara Kreatif Kemenag Aceh Barat Tebarkan Dakwah di Masyarakat
Keributan hebat! Bung Harlino Kembalikan Rp 5,2 Miliar Terkait PT Dana Syariah Indonesia
Real Madrid memasuki perlombaan untuk mengontrak Yan Diomande dari RB Leipzig
Iran Pindahkan Ribuan Sentrifugal Nuklir ke Gunung Beliung di Kedalaman 100 Meter

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:02 WIB

Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:55 WIB

Pangeran Harry dan Meghan Membawa Anaknya Menginap di Rumah Putri Diana

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:53 WIB

'Mata ganti mata', Iran mengancam akan menyerang Inggris jika membantu operasi militer AS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:26 WIB

Kuasa hukum Dokter Tifa yakin jaksa tidak akan mendakwa ulang kliennya: penolakan kami tetap ada

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:04 WIB

Beut Panteu Keude, Cara Kreatif Kemenag Aceh Barat Tebarkan Dakwah di Masyarakat

Berita Terbaru