Pemukim ilegal Israel pada hari Sabtu membakar tanah Palestina di Tepi Barat bagian tengah pada hari Sabtu, yang menyebabkan area yang luas terbakar, kata seorang pejabat, Anadolu Agency melaporkan.
Lafi Adib, walikota desa Turmus Ayya di Ramallah, mengatakan “para pemukim membakar lahan milik penduduk desa, dan kami tidak dapat mengendalikan api.”
“Kebakaran masih membakar lahan seluas puluhan dunam (1 dunam = 0,24 hektar) di area pertanian, sementara tim pertahanan sipil Palestina tidak mampu memadamkannya,” tambahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengatakan “para pemukim telah mencegah penduduk desa mengakses tanah mereka selama berbulan-bulan, yang mengakibatkan pertumbuhan gulma yang berlebihan di kebun zaitun.”
Menurut data dari lembaga nirlaba Israel Peace Now, hampir setengah juta warga Israel tinggal di 146 permukiman besar dan 144 pos terdepan yang lebih kecil yang didirikan di Tepi Barat, tidak termasuk Yerusalem Timur yang diduduki.
Para pemukim dan pasukan Israel telah meningkatkan penggerebekan, penangkapan, dan serangan mereka sejak perang Gaza, yang dimulai pada bulan Oktober.
BACA: Israel akui 3 pos terdepan, setujui 5.295 unit perumahan di Tepi Barat
RakyatPos.ID Network
















