Pemukim ilegal Israel membakar tanah Palestina di Tepi Barat – RakyatPos.id

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2024 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemukim ilegal Israel pada hari Sabtu membakar tanah Palestina di Tepi Barat bagian tengah pada hari Sabtu, yang menyebabkan area yang luas terbakar, kata seorang pejabat, Anadolu Agency melaporkan.

Lafi Adib, walikota desa Turmus Ayya di Ramallah, mengatakan “para pemukim membakar lahan milik penduduk desa, dan kami tidak dapat mengendalikan api.”

“Kebakaran masih membakar lahan seluas puluhan dunam (1 dunam = 0,24 hektar) di area pertanian, sementara tim pertahanan sipil Palestina tidak mampu memadamkannya,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan “para pemukim telah mencegah penduduk desa mengakses tanah mereka selama berbulan-bulan, yang mengakibatkan pertumbuhan gulma yang berlebihan di kebun zaitun.”

Menurut data dari lembaga nirlaba Israel Peace Now, hampir setengah juta warga Israel tinggal di 146 permukiman besar dan 144 pos terdepan yang lebih kecil yang didirikan di Tepi Barat, tidak termasuk Yerusalem Timur yang diduduki.

Para pemukim dan pasukan Israel telah meningkatkan penggerebekan, penangkapan, dan serangan mereka sejak perang Gaza, yang dimulai pada bulan Oktober.

BACA: Israel akui 3 pos terdepan, setujui 5.295 unit perumahan di Tepi Barat

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?
FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa
Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan
Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:59 WIB

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:33 WIB

FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:09 WIB

Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:32 WIB

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:12 WIB

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

Berita Terbaru