Mungkin hanya untuk bersenang-senang, bersantai, melamun

- Jurnalis

Rabu, 10 Juli 2024 - 02:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – KPK membenarkan telah menerima laporan dari Satgas Pemberantasan Judi Online bahwa ada 17 pegawai KPK yang diduga terlibat dalam perjudian online.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, lanjutnya, saat dicek di data kepegawaian, hanya 8 orang yang masih berstatus pegawai KPK.

Alex juga menyebutkan bahwa nilai transaksi yang dilakukan sebagian besar relatif kecil. Ia pun menduga bahwa karyawan yang terlibat dalam perjudian daring hanya iseng-iseng dan ada pula yang melamun di tengah masa pengangguran.

“Jadi total transaksi dari 17 (orang) itu Rp111 juta. Yang paling besar itu satu orang Rp74 juta dengan frekuensi transaksi 300 kali, tapi yang lainnya kecil-kecil,” kata Alex saat jumpa pers di kantornya, Selasa (9/7).

“Ya kelihatannya relatif kecil ya, kebanyakan ya, itu Rp 100 ribu, Rp 200 ribu, Rp 300 ribu. Mungkin waktu saya lagi iseng-iseng saja ya, nganggur, melamun, main-main,” lanjutnya.

Terkait 8 pegawai tersebut, Pimpinan KPK telah meminta Inspektorat KPK untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut.

“Jadi, 8 (orang) itu akan ditindaklanjuti oleh Inspektorat. Jadi, pimpinan sudah perintahkan Inspektorat untuk mengklarifikasi pegawai tersebut, yang statusnya masih pegawai KPK,” katanya.

Namun, Alex tidak membeberkan lebih lanjut dari divisi mana saja 8 karyawan tersebut berasal.

Sebelumnya, temuan KPK terkait keterlibatan pegawainya dalam perjudian daring diungkap Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika.

Tessa mengatakan Inspektorat KPK tengah menyelidiki informasi tentang dugaan pegawai KPK yang bermain judi online. Dari hasil penyelidikan, ditemukan beberapa nama. Namun, disebutkan beberapa nama tersebut bukan pegawai KPK.

Tessa pun menegaskan, KPK terus melakukan langkah-langkah mitigasi agar perjudian online tidak semakin merembet ke kalangan pegawainya.

“Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) sepakat untuk memberantas dan memberantas praktik tercela ini agar tidak meluas ke pihak lain,” kata Tessa kepada wartawan, Senin (8/7).

“Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) juga dalam berbagai kesempatan telah mengingatkan seluruh pegawainya tentang dampak dan bahaya praktik perjudian daring,” pungkasnya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Hadi Tjahjanto yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Pemberantasan Judi Online mengungkap soal 17 pegawai KPK yang bermain judi online.

“Ada yang Rp 300 ribu, Rp 400 ribu, itu bervariasi. Dan mereka main sampai tiga atau lima kali,” kata Hadi di Regale Convention Hall, Kota Medan, Selasa (9/7).

“Namun hingga saat ini saat kami cek, pegawai KPK tersebut sudah tidak ada lagi di KPK. Di antaranya sopir dan staf internal KPK, mereka sudah tidak ada lagi,” ungkapnya.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?
FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa
Tony Romo ditangkap di Milwaukee karena OWI pertama; tanggal pengadilan ditetapkan
Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan
Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:59 WIB

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:33 WIB

FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:10 WIB

Tony Romo ditangkap di Milwaukee karena OWI pertama; tanggal pengadilan ditetapkan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:09 WIB

Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:46 WIB

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak

Berita Terbaru