Macron dari Prancis mengecam dukungan menteri Israel terhadap Marine Le Pen | Berita Pemilu

- Jurnalis

Rabu, 10 Juli 2024 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Urusan Diaspora Israel Amichai Chikli secara terbuka mendukung kandidat sayap kanan Marine Le Pen sebelum pemungutan suara parlemen Prancis.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam komentar “tidak dapat diterima” yang dibuat oleh seorang menteri Israel yang secara terbuka mempromosikan kandidat sayap kanan Marine Le Pen sebelum pemilihan parlemen Prancis.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Media berita Israel melaporkan Menteri Urusan Diaspora Amichai Chikli mengatakan pemimpin partai National Rally akan “sangat baik bagi Israel”.

Macron yang marah menelepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengeluhkan komentar tersebut.

“Saya rasa saya dan Netanyahu memiliki pendapat yang sama. Ini bukan masalah pribadi,” kata Chilkli.

Dukungan untuk Le Pen didasarkan pada posisinya terhadap Hamas, Pengadilan Kriminal Internasional – tempat para pemimpin Israel menghadapi tuduhan kejahatan perang – dan “perjuangan komunitas Yahudi melawan anti-Semitisme”, kata Chilkli.

Presiden Prancis mengatakan kepada Netanyahu bahwa komentar Chikli “tidak dapat diterima” dan dianggap sebagai campur tangan, dua sumber yang mengetahui panggilan telepon tersebut mengatakan kepada situs berita Axios.

Panggilan telepon itu dilaporkan diakhiri dengan komitmen Netanyahu untuk mencegah pernyataan lebih lanjut dari menterinya mengenai masalah internal Prancis.

Seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya menggambarkan perilaku Chikli sebagai “bom diplomatik”, menurut surat kabar Israel Haaretz.

Le Pen dan National Rally telah mengambil sikap pro-Israel terhadap urusan luar negeri dalam beberapa tahun terakhir dalam upaya untuk menjauhkan partai dari tuduhan anti-Semitisme, setelah ayahnya dan pendiri partai pernah menyebut kamar gas Nazi sebagai “detail sejarah”.

Menteri Luar Negeri Israel Katz mencuit selama putaran kedua pemungutan suara bahwa Israel “tidak terlibat dalam pemilu Prancis dan menghormati demokrasi Prancis”.

Marine Le Pen, pemimpin sayap kanan Prancis dari kandidat partai National Rally, memberikan suaranya (File: Yves Herman/Reuters)

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Pesawat yang Diduga Milik AS Dikabarkan Jatuh di Pulau Qeshm, Iran
AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia
KPK Ungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Bertemu Bupati Kuansing Lebih dari Sekali
Pemerintah Genjot Pembangunan 37.373 Huntap di Aceh, Kemajuannya Hanya 4,9 Persen
Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?
FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa
Dea, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Melenturkan, Minta Maaf, Akui Salah dan Hapus Postingan
Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:55 WIB

Pesawat yang Diduga Milik AS Dikabarkan Jatuh di Pulau Qeshm, Iran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:09 WIB

AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:55 WIB

KPK Ungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Bertemu Bupati Kuansing Lebih dari Sekali

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:59 WIB

Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:33 WIB

FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa

Berita Terbaru

HEADLINE

AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia

Sabtu, 25 Jul 2026 - 03:09 WIB

HEADLINE

Pratinjau Seri: Milwaukee Brewers vs. Colorado Rockies

Sabtu, 25 Jul 2026 - 02:39 WIB