Jokowi Batal Jabatan di IKN Bulan Ini, PKS Sebut Sebaiknya Tak Dipaksa

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2024 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id –Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan, keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak bekerja di Ibu Kota Negara (IKN) pada Juli lalu sangat realistis.

Mardani mengatakan, kepala negara tidak seharusnya memaksa masyarakat untuk segera bekerja di ibu kota baru.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagus. Pak Jokowi realistis. Tidak perlu dipaksakan. Biarkan semuanya rapi dan berkualitas,” kata Mardani kepada JawaPos.com, Selasa (9/7).

Anggota Komisi II DPR RI itu mengatakan, tidak seharusnya dipaksakan untuk bisa berkantor di IKN Nusantara. Hal itu dilakukan agar tidak timbul masalah di kemudian hari.

“Jangan dipaksakan. Itu hanya akan menimbulkan masalah. Mari kita semua kembali bekerja membangun bangsa,” kata Mardani.

Mardani juga mengatakan, Upacara HUT RI ke-79 di IKN Nusantara tidak boleh dipaksakan. Ia mengusulkan agar Upacara 17 Agustus tetap dilaksanakan di Jakarta. Mengingat infrastruktur di IKN Nusantara belum sepenuhnya rampung.

“Kalau disatukan di Istana Negara di Jakarta juga bagus. Menghemat pengeluaran saat rakyat sedang kesulitan,” tegas Mardani.

Presiden Jokowi sebelumnya menyatakan belum ada rencana segera untuk berkantor di Ibu Kota Negara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pasalnya, infrastruktur di IKN Nusantara belum sepenuhnya siap.

“Airnya sudah siap, listriknya sudah siap, tempatnya sudah siap, kalau sudah siap, pindah saja,” kata Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (8/7).

Jokowi mengaku sudah menerima laporan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono terkait proses pembangunan di IKN Nusantara. Namun, dari laporan tersebut, pembangunan kantornya belum sepenuhnya rampung. “Sudah, tapi belum,” kata Jokowi.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak
Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses
Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Canelo Alvarez merefleksikan kehilangan Terence Crawford: 'Jika pikiran Anda tidak ada di sana, maka itu tidak sama'
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan
Bob Myers mencoba dan gagal untuk membenarkan strategi dua garis waktu Warriors yang gagal

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:46 WIB

Jika Iran tidak menjual minyak, negara-negara Teluk juga tidak akan menjual minyak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:36 WIB

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:32 WIB

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:12 WIB

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:08 WIB

Canelo Alvarez merefleksikan kehilangan Terence Crawford: 'Jika pikiran Anda tidak ada di sana, maka itu tidak sama'

Berita Terbaru

HEADLINE

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:36 WIB

HEADLINE

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:32 WIB