Imbas Kasus Prostitusi Hasyim, KPK Diminta Usut Penyelewengan Anggaran KPU

- Jurnalis

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Penggunaan anggaran negara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tuntutan ini muncul setelah kasus prostitusi mantan Ketua KPU Hasyim Asyari terbukti dalam sidang dugaan pelanggaran kode etik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Tuntutan tersebut disampaikan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, melalui podcast di kanal YouTube pribadinya yang berjudul “Terus Terang Mahfud, Kasus Asusila Ketua KPU dan Potensi Ancaman Pidana”, yang ditayangkan pada Rabu (10/7).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah peristiwa pemecatan Hasyim, muncul berita yang mengejutkan. Feri Amsari dalam sebuah podcast memberikan informasi yang mengejutkan, yakni terkait dengan tindak pidana lain, yakni penggunaan uang negara untuk hal yang tidak sesuai peruntukannya,” kata Mahfud.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Mahfud terkait dugaan penyalahgunaan keuangan negara, masing-masing komisioner KPU menerima fasilitas berupa 3 mobil mewah, sewa jet pribadi, dan gratifikasi asusila.

“Itu bisa jadi kejahatan, terutama jika itu merupakan pemborosan uang yang tidak pantas,” katanya.

Oleh karena itu, ketika dalam persidangan DKPP ditemukan fakta adanya penggunaan fasilitas negara oleh Hasyim dan komisioner KPU untuk melakukan perbuatan asusila, maka sudah selayaknya lembaga antirasuah itu mengusutnya.

“Kalau komunikasi romantis itu menggunakan uang negara, dan tidak dalam konteks tugas negara tetapi dibuat seolah-olah tugas negara, maka menurut saya Komisi Pemberantasan Korupsi harus turun tangan, harus diusut keuangannya,” pungkas Mahfud.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

San Diego FC mengakuisisi Elias Achouri dari FC Copenhagen
Pemimpin Oposisi Fiji Mempertanyakan Rekam Jejak Ekonomi Pemerintah Koalisi
KPK menggeledah Rumah Kepala PUPR Bengkulu, Sita Uang Tunai Rp4 Miliar
Perjuangan global untuk hak-hak kewarganegaraan Italia baru saja mendapat peluang untuk menyelamatkan nyawa
Aceh Bersiap Masuk Tahap Rehab-Recon, Mahasiswa Akan Dilibatkan Dalam Pertemuan
Red Sox Akan Berdagang Connelly Lebih Awal Ke Warga Negara Untuk Curtis Mead
12 Jenazah Ditemukan Akibat Bencana Maritim di PNG, Pencarian Terus Dilanjutkan
Homer Cam Smith menyoroti inning 8 putaran Astros

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:49 WIB

San Diego FC mengakuisisi Elias Achouri dari FC Copenhagen

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:29 WIB

Pemimpin Oposisi Fiji Mempertanyakan Rekam Jejak Ekonomi Pemerintah Koalisi

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:17 WIB

KPK menggeledah Rumah Kepala PUPR Bengkulu, Sita Uang Tunai Rp4 Miliar

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:06 WIB

Perjuangan global untuk hak-hak kewarganegaraan Italia baru saja mendapat peluang untuk menyelamatkan nyawa

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:59 WIB

Aceh Bersiap Masuk Tahap Rehab-Recon, Mahasiswa Akan Dilibatkan Dalam Pertemuan

Berita Terbaru

HEADLINE

San Diego FC mengakuisisi Elias Achouri dari FC Copenhagen

Minggu, 26 Jul 2026 - 11:49 WIB