Di hari ke 275…perkembangan paling menonjol dalam genosida Israel di Gaza

- Jurnalis

Minggu, 7 Juli 2024 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gaza – Pusat Informasi Palestina

Pasukan pendudukan Zionis terus melakukan kejahatan genosida di Jalur Gaza, selama 275 hari berturut-turut, saat perang berdarah memasuki bulan kesepuluh, dengan melancarkan puluhan serangan udara dan penembakan artileri, sekaligus melakukan pembantaian terhadap warga sipil, di tengah bencana besar. situasi kemanusiaan sebagai akibat dari pengepungan dan pengungsian lebih dari 95% penduduk.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koresponden kami melaporkan bahwa pesawat dan artileri pendudukan melanjutkan serangan dan pemboman dengan kekerasan – hari ini, Jumat – di berbagai bagian Jalur Gaza, menargetkan rumah-rumah, tempat berkumpulnya para pengungsi, dan jalan-jalan, menewaskan puluhan orang yang mati syahid dan terluka.

Pasukan pendudukan terus melakukan invasi darat ke wilayah-wilayah besar di Rafah, sejak tanggal 7 Mei lalu, dan telah melakukan penetrasi ke wilayah Shuja’iya untuk hari kesebelas di tengah pemboman udara dan artileri serta melakukan pembantaian yang mengerikan, sementara lingkaran kelaparan meluas di wilayah tersebut. Jalur Gaza bagian utara dengan terus melakukan pencegahan masuknya bantuan dan menipisnya barang dari pasar.

Koresponden kami melaporkan bahwa, setelah tengah malam, pesawat pendudukan mengebom Kantor Pos Khan Yunis dan gedung Kementerian Dalam Negeri, dan sekitar gedung kotamadya Khan Yunis.

Koresponden kami menambahkan bahwa ratusan pengungsi telah mendirikan tenda beberapa hari yang lalu di dekat gedung kotamadya menyusul perintah pengungsian baru-baru ini di sebelah timur Khan Yunis.

Dua kematian tercatat setelah stasiun oksigen berhenti bekerja di Kompleks Medis Nasser karena krisis bahan bakar dan pemadaman listrik di stasiun tersebut.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional
Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh
Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?
Krisis Siswa Baru di SD Negeri: Meninjau Kembali Paradigma Pendidikan
Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?
Ilmuwan Aceh Berbagi Pengalaman Soal Topan Senyar di Thailand, Türkiye Tuan Rumah AIWEST-DR 2027
Meski sudah meminta maaf, Hotman Paris tetap diproses hukum, Polda Metro memeriksa 10 saksi
Hilirisasi Kepulauan Andaman Sebagai Titik Balik Bagi Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:32 WIB

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:12 WIB

Komdigi dan Tribun Bekali Jurnalis Bangun Media Lokal Berkelanjutan di Aceh

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:42 WIB

Mengapa klaim palsu Filipina mengenai Laut Cina Selatan tidak berdasar?

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:55 WIB

Detik berikutnya, lampu Gedung Kejaksaan Agung tiba-tiba padam saat eks Jampidsus diperiksa, apa yang terjadi?

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:19 WIB

Ilmuwan Aceh Berbagi Pengalaman Soal Topan Senyar di Thailand, Türkiye Tuan Rumah AIWEST-DR 2027

Berita Terbaru

HEADLINE

Inilah sebelas pemain klasik Benfica bersama Belenenses

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:36 WIB

HEADLINE

Tindakan Sepihak Filipina Sangat Merusak Tatanan Regional

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:32 WIB