PSI: Kang Dedi Penerus Jokowiisme, Berpotensi Jadi Presiden

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka menilai Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) berpeluang besar menjadi Presiden RI.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pendekatan politik yang dilakukan KDM adalah gaya “Jokowisme” atau blusukan yang sering terlihat pada konten-konten di media sosialnya.

“Beliau juga berpeluang besar untuk menjadi pemimpin nasional, namanya KDM. Cara pendekatan politiknya adalah 'Jokowisme' atau biasa kita kenal dengan blusukan,” tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (7/9).

Sekadar informasi, KDM dikabarkan unggul signifikan dalam berbagai hasil survei terkini. Keunggulan tersebut meliputi dua kategori besar, yaitu tingkat kepuasan terhadap kinerjanya sebagai Gubernur Jawa Barat aktif saat ini, serta lonjakan elektabilitasnya sebagai calon tokoh politik nasional.

Berdasarkan Survei Indikator Politik Indonesia, tingkat kepuasan masyarakat (approval rating) terhadap kinerja KDM mencapai 95,5%. Sektor infrastruktur jalan, pendidikan, layanan kesehatan, dan kebijakan responsif menjadi pendorong utama tingginya angka tersebut.

Sementara di panggung politik, elektabilitas KDM melesat ke puncak dengan angka 41%–42%, mengungguli Prabowo Subianto dan Anies Baswedan berdasarkan Survei Tempo Data Science & SMRC (Dirilis September 2026).

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Perbandingan Sewa Kantor Pribadi Modern vs Kantor Konvensional
Detroit Tigers pulang untuk menjamu Minnesota Twins untuk seri 3 pertandingan
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diduga Diperkosa, Kementerian PPPA Turun Tangan
Virus! Petugas Kebersihan Bandara Soetta Teriak Diduga Kerasukan Pocong
Buntut kisruh 27 Agustus, Ahmad Khozinudin cs desak Kementerian Hukum cabut izin GRIB Jaya
25 tahun setelah serangan 11 September, Taliban kembali berkuasa di Afghanistan, namun kini dengan senjata AS senilai $7 miliar
Barbara Palvin Tampil Tanpa Celana dalam Blus Jubah Baby-Pink Saat Pemotretan Hamil yang Melamun Bersama Dylan Sprouse
Pakar ITS: Waspadai Gunung Semeru dan Merapi

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 01:42 WIB

Perbandingan Sewa Kantor Pribadi Modern vs Kantor Konvensional

Selasa, 8 September 2026 - 01:39 WIB

Detroit Tigers pulang untuk menjamu Minnesota Twins untuk seri 3 pertandingan

Selasa, 8 September 2026 - 01:27 WIB

Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diduga Diperkosa, Kementerian PPPA Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 00:49 WIB

Virus! Petugas Kebersihan Bandara Soetta Teriak Diduga Kerasukan Pocong

Selasa, 8 September 2026 - 00:31 WIB

Buntut kisruh 27 Agustus, Ahmad Khozinudin cs desak Kementerian Hukum cabut izin GRIB Jaya

Berita Terbaru

Al Jazeera - LIVE