RakyatPos.id – Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita petugas kebersihan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta tiba-tiba histeris menyedot perhatian warganet. Dalam rekaman yang beredar di media sosial, perempuan berseragam petugas kebersihan itu terlihat menunjukkan tingkah tak biasa dan diduga kesurupan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diketahui, video tersebut diunggah oleh akun Instagram @infojakarta.co.id. Dalam rekaman tersebut, petugas perempuan tersebut tampak berada di tengah koridor terminal sambil menyilangkan tangan. Tak lama kemudian, ia terdengar mengaum dan berteriak sebelum melakukan gerakan melompat yang menurut sejumlah netizen mirip pocong.
Kejadian ini menarik perhatian masyarakat sekitar lokasi. Situasi dalam video tersebut juga memperlihatkan bagaimana kejadian tak lazim tersebut terjadi di area publik Bandara Soekarno-Hatta.
Meski dalam narasi yang beredar kejadian tersebut digambarkan kesurupan, namun belum ada keterangan resmi yang memastikan penyebab kondisi petugas tersebut. Oleh karena itu, dugaan tersebut tidak boleh dianggap sebagai fakta sebelum ada penjelasan dari pihak terkait.
Netizen Soroti Kondisi Petugas
Selain membahas dugaan kepemilikan, sejumlah pengguna media sosial justru memberikan pandangan berbeda terkait kondisi perempuan tersebut. Ada yang menduga petugas tersebut mungkin mengalami kelelahan, stres emosional, atau memiliki masalah pribadi yang tidak diketahui publik.
“Dia sangat lelah dan mungkin sedang banyak pikiran. Kejadiannya seperti itu. Harusnya dia didekati dan ditenangkan,” kata warganet.
“Kamu sudah tahu kalau kamu harus menemaninya, membawanya ke tempat yang bagus, menenangkannya, membuat keributan agar orang tidak terlalu memperhatikannya lho,” sahut yang lain.
“Streeess tertekan dengan beban ujian dan merasa putus asa dalam dirinya, itu bisa menjadi halusinasi diri agar teman dan rekannya bisa lebih memperhatikannya. Suruh dia memaafkan dan membimbingnya dalam membaca Surah Al Falaq,” kata seorang warganet.
Beragam komentar tersebut menunjukkan bahwa masyarakat mempunyai penafsiran berbeda terhadap peristiwa yang terekam dalam video. Namun, kondisi sebenarnya petugas tersebut masih belum diketahui secara pasti.
Kondisi Bandara Soetta Terkini
Video viral tersebut diduga terjadi saat Bandara Internasional Soekarno-Hatta menghadapi situasi operasional yang tidak biasa. Pada Senin, 7 September 2026, penghentian sementara operasional penerbangan kembali diperpanjang sebagai upaya pencegahan terhadap meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sebelumnya, penghentian penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta baru direncanakan terjadi pada Minggu, 6 September 2026. Namun, perkembangan aktivitas vulkanik dan potensi penyebaran abu membuat kebijakan ini diperpanjang.
Operasional penerbangan dijadwalkan terhenti hingga Senin pagi pukul 08.59 WIB. Berdasarkan informasi terkini dari pengelola bandara, penangguhan tersebut kemudian diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB pada Senin, 7 September 2026.
Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas letusan Gunung Anak Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menghentikan operasional penerbangan hingga pukul 18.00 WIB, tulis keterangan resmi Bandara Soekarno Hatta, dikutip dari akun Instagram @soekarnohattaairport, Senin 7 September 2026.
Perpanjangan penghentian operasional bisa berdampak pada jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat. Oleh karena itu, bagi penumpang yang memiliki rencana perjalanan melalui Bandara Soekarno-Hatta diminta untuk tidak hanya mengandalkan jadwal penerbangan yang telah diterima sebelumnya.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang melakukan pengecekan ulang melalui jalur resmi maskapai. Penting untuk memantau informasi terkini karena perubahan kondisi vulkanik dapat mempengaruhi keputusan operasional penerbangan.
“Kami menghimbau kepada seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui jalur resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan & untuk informasi bandara silakan menghubungi Contact Center InJourney Airports 172,” lanjut keterangan resmi pihak bandara.
Penghentian operasional ini sebelumnya telah diterapkan pada Minggu, 6 September 2026. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memutuskan menghentikan penerbangan pada pukul 01.30 WIB hingga 05.30 WIB setelah adanya indikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.
Keputusan ini kemudian dituangkan dalam Notice to Airmen (NOTAM) Nomor A3341/26.
Di tengah situasi tersebut, video petugas kebersihan yang diduga kesurupan menjadi perbincangan di media sosial. Namun perhatian utama tetap perlu diarahkan pada kondisi petugas terkait dan pentingnya memberikan pertolongan dengan tenang jika ada yang mengalami kondisi serupa.



















