DKPP menolak aduannya, Bonatua mengambil jalur KIP terkait ijazah Jokowi

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id – Usai aduannya ditolak Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menegaskan perjuangannya belum usai. Bonatua kini tengah menempuh sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) terkait hilangnya sejumlah arsip penting yang diduga terkait dengan ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Bonatua mengungkapkan, dirinya telah mendaftarkan permohonan sengketa informasi ke KIP. Jalur ini diambil untuk menelusuri keberadaan dokumen atau arsip yang hingga saat ini dianggap belum jelas keberadaannya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya sudah mendaftarkan sengketa informasi ke KIP, kata Bonatua usai menghadiri sidang putusan DKPP, di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan keluh kesahnya terkait proses administrasi di KIP yang dinilainya lamban. Ia mempertanyakan transparansi penjadwalan sidang karena menurutnya ada pemohon lain dengan nomor registrasi lebih rendah sebenarnya sudah mendapat jadwal sidang lebih awal.

“Tolong KIPnya jangan ditunda-tunda karena saya lihat yang nomornya jauh di bawah saya sudah diadili. Saya belum. Ini terkait dengan ini, berkas ini,” ujarnya.

Menurut Bonatua, arsip yang disengketakannya sangat krusial. Dokumen ini diyakini memuat jejak awal yang bisa menjawab kecurigaan masyarakat terhadap keabsahan gelar akademik Jokowi.

“Ini arsip penting karena apa? Ini jejak awal yang dicurigai insinyur atau dokter? Tapi ini yang hilang dan semua bungkam,” ujarnya.

Sebelumnya, DKPP memutuskan menolak seluruh aduan yang disampaikan Bonatua Silalahi terkait dugaan pelanggaran kode etik yang ditujukan kepada Ketua dan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Keputusan tersebut terkait dengan keluhan Bonatua terkait dugaan tidak dilakukannya tindakan korektif atau kelalaian dalam verifikasi dokumen pencalonan Joko Widodo (Jokowi) dalam berbagai kontestasi politik yang dilakukan pada tahun 2005 hingga 2019.

Memutuskan untuk menolak aduan pelapor untuk seluruhnya, kata Ketua Dewan DKPP Heddy Lugito di ruang sidang utama Kantor DKPP, Jakarta, Senin (24/8/2026).

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

BMKG Ungkap Kapan Musim Kemarau Berakhir Bisa Berlangsung Hingga Oktober
Viral Logo Bank Mandiri Tiba-tiba Dicopot dari Gedung Jelang Aksi 27 Agustus, Jiper?
Dalam acara 'NFL Hometown Eats', 2 selebriti mengunjungi 2 restoran D-FW
KONI Daerah Dukung KONI Aceh Ambil Alih Penyelenggaraan Bola Voli Pra PORA 2026
Astros Berpisah Dengan GM Dana Brown
Prabowo Copot M Nasir, Mualem Tunjuk Taufik sebagai Pj Sekda Aceh
Siaran langsung uji coba Lindsay Clancy hari ke-19, pembaruan langsung – NBC Boston
Anggota DPRK Fitra Akhyar Ajak Warga Aceh Jaya Hidupkan Kembali Semangat Kebersamaan di Momentum Maulid Nabi

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:46 WIB

BMKG Ungkap Kapan Musim Kemarau Berakhir Bisa Berlangsung Hingga Oktober

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Viral Logo Bank Mandiri Tiba-tiba Dicopot dari Gedung Jelang Aksi 27 Agustus, Jiper?

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Dalam acara 'NFL Hometown Eats', 2 selebriti mengunjungi 2 restoran D-FW

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:14 WIB

KONI Daerah Dukung KONI Aceh Ambil Alih Penyelenggaraan Bola Voli Pra PORA 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Astros Berpisah Dengan GM Dana Brown

Berita Terbaru

HEADLINE

Astros Berpisah Dengan GM Dana Brown

Senin, 24 Agu 2026 - 21:04 WIB

Al Jazeera - LIVE