Viral Pernikahan Dini Anak SD dan SMP di Takalar, Diduga Malu Usai Kawin Kawin

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id – Video dan foto pernikahan dua anak di bawah umur di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. Kedua remaja yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) itu dinikahkan secara siri oleh pihak keluarga.

Pernikahan dini tersebut terjadi di Dusun Bonto Baru, Desa Cikoang, Kecamatan Laikang (Likang), Kabupaten Takalar, Sabtu (15/8/2026).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengantin Berusia 13 dan 15 Tahun

Sejoli yang menikah tersebut diketahui berinisial HA (13) dan AL (15). Dalam cuplikan video yang beredar luas, prosesi akad nikah disaksikan langsung oleh orang tua dan kerabat kedua belah pihak di rumah mempelai wanita.

Meski prosesi akad dilaksanakan sesuai adat dan agama, namun kedua keluarga sepakat untuk tidak menggelar resepsi pernikahan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pernikahan di bawah umur ini terpaksa digelar karena orang tua kedua belah pihak merasa malu setelah mengetahui anaknya memilih kawin lari.

Kementerian Agama (Kemenag) melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Takalar membenarkan pernikahan kedua anak tersebut tidak dicatatkan menurut hukum negara. Sebab, usia calon pengantin belum memenuhi syarat minimal menikah yang diatur undang-undang, yakni 19 tahun.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar Solihin mengimbau seluruh masyarakat dan orang tua tidak memaksakan pernikahan anak di bawah umur.

Ia menekankan pentingnya mengutamakan masa depan dan pendidikan anak dibandingkan mengambil keputusan menikah dini yang berisiko secara hukum dan kesehatan.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Menelusuri Jejak Sunyi Desa Kuala Keupeng yang Ditelan Hutan
Tweet yang dihapus menunjukkan dukungan penuh semangat Natalie Harp untuk Trump pada 6 Januari
KNPB khawatir pemerintah mengumpulkan data pengungsi untuk kepentingan politik
Profil Anton Nugroho, Rektor Universitas Pertahanan Indonesia yang jadi sorotan di tengah Polemik Larangan Hijab
SL vs Ind – Yashasvi Jaiswal dan Asitha Fernando dihukum setelah konfrontasi di lapangan dalam Tes Kolombo
4 Pria dan 2 Wanita Ditangkap Polisi di Kamar Hotel di Sabang, Diduga Gunakan Narkoba
Pasar saham hari ini: Pembaruan langsung
17 Pelajar Vanuatu Terima Beasiswa dari Pemerintah Indonesia

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Menelusuri Jejak Sunyi Desa Kuala Keupeng yang Ditelan Hutan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Tweet yang dihapus menunjukkan dukungan penuh semangat Natalie Harp untuk Trump pada 6 Januari

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:33 WIB

KNPB khawatir pemerintah mengumpulkan data pengungsi untuk kepentingan politik

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Profil Anton Nugroho, Rektor Universitas Pertahanan Indonesia yang jadi sorotan di tengah Polemik Larangan Hijab

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:11 WIB

SL vs Ind – Yashasvi Jaiswal dan Asitha Fernando dihukum setelah konfrontasi di lapangan dalam Tes Kolombo

Berita Terbaru

HEADLINE

Menelusuri Jejak Sunyi Desa Kuala Keupeng yang Ditelan Hutan

Senin, 24 Agu 2026 - 18:52 WIB

Al Jazeera - LIVE