Profil Anton Nugroho, Rektor Universitas Pertahanan Indonesia yang jadi sorotan di tengah Polemik Larangan Hijab

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Universitas Pertahanan Indonesia (UNHAN) menjadi sorotan publik setelah calon taruna putri Program Sarjana Kedokteran, Asma Wafa Ahdina, memilih mengundurkan diri meski dinyatakan lolos seleksi.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tersebut diambil Wafa saat menandatangani kontrak karena enggan mengikuti arahan internal kampus yang mewajibkan mahasiswi melepas hijab saat menempuh pendidikan.

Pilihan yang kami punya hanyalah melepas atau mengundurkan diri. Saya memilih opsi kedua, tegas Wafa, dikutip dari pemberitaan Tribunsumsel.com sebelumnya, Senin (24/8/2026).

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan mengklarifikasi bahwa pelepasan jilbab bersifat teknis demi alasan keamanan saat Latihan Dasar Militer.

Wafa juga berharap Unhan bisa lebih transparan dalam menyampaikan ketentuan tersebut sejak pendaftaran yang kini juga mengarahkan perhatian masyarakat pada tokoh-tokoh pimpinan di kampus.

Lantas, siapakah sosok yang saat ini menduduki jabatan tertinggi di kampus tersebut? Berikut profil lengkap Letjen TNI (Purn) Dr. Anton Nugroho, MMDS, MA

Profil Letjen TNI (Purn) Dr. Anton Nugroho, MMDS, MA

Melansir dari laman resmi Kemenhan.go.id, Senin (24/8/2026) diketahui Letjen TNI (Purn) Dr Anton Nugroho, MMDS, MA lahir di Klaten, Jawa Tengah, pada 27 September 1966.

Perwira tinggi TNI Angkatan Darat ini memiliki pengalaman luas di bidang operasi militer, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan kepemimpinan strategis nasional.

Lulusan Akademi Militer Cabang Infantri (Kopassus) angkatan 1988 ini resmi menjabat Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) sejak 22 Mei 2025.

Karier militernya dimulai di Komando Pasukan Khusus (Kopassus), di mana ia memegang berbagai tugas operasional dan posisi komando yang membentuk kapasitas kepemimpinan dan profesionalismenya.

Pengalaman operasionalnya meliputi penugasan di Timor Timur, Aceh, dan operasi keamanan perbatasan di Atambua.

Untuk memantapkan kompetensi kepemimpinan dan wawasan strategisnya, Anton menempuh berbagai kursus pendidikan militer bergengsi, seperti Sekolah Staf dan Komando Australia (2002), Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) pada tahun 2011, Sekolah Tinggi Perang Angkatan Darat AS di Amerika Serikat (2014), dan Program Pendidikan Angkatan Reguler (PPRA) Lemhannas RI pada tahun 2018.

Di bidang akademik, Anton Nugroho memiliki latar belakang pendidikan formal yang kuat dan multidisiplin.

Beliau menyelesaikan gelar Sarjana Hukum di Universitas Merdeka Surabaya, Sarjana Ekonomi di Universitas Krisnadwipayana, Master of Arts in Diplomacy and Military Science di Norwich University, Amerika Serikat, dan Master of Defense Studies di University of Canberra, Australia.

Komitmennya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan diwujudkan melalui penyelesaian pendidikan Doktor Manajemen Sumber Daya Manusia di Universitas Negeri Jakarta pada tahun 2012.

Sepanjang karir pengabdiannya, beliau dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis di lingkungan TNI dan lembaga negara, antara lain:

  • Komandan Satuan, Komandan Tim, Komandan Detasemen, hingga Pasi di Grup 2 Kopassus
  • Komandan Detasemen Intelijen Kodam V/Brawijaya
  • Komandan Korem 163/Wira Satya Kodam IX/Udayana
  • Direktur Operasional Pendidikan Deputi Pendidikan Kepemimpinan Nasional Lemhannas RI
  • Pakar Intermediate Review Bidang Sistem Nasional Lemhannas RI
  • Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad)
  • Komandan Pusat Senjata Infanteri TNI Angkatan Darat (Pussenif).
  • Dosen Fakultas Hubungan Internasional Universitas Jenderal Achmad Yani

Atas dedikasi dan kesetiaannya kepada bangsa dan negara, Anton Nugroho telah mendapatkan berbagai penghargaan dan penghargaan dari Pemerintah Indonesia dan institusi TNI.

Beberapa di antaranya termasuk:

  • Bintang Yudha Dharma Nararya,
  • Bintang Kartika Eka Paksi Nararya,
  • Kesetiaan Satyalancana XXIV Tahun,
  • Satyalancana Dharma Nusa,
  • Satyalancana Dwidya Sistha,
  • Satyalancana Wira Dharma, sampai
  • Satyalancana GOM IX Raksaka Dharma.

Selaku Rektor Universitas Pertahanan Indonesia, Letjen TNI (Purn) Dr. Anton Nugroho terus mendorong transformasi pendidikan tinggi pertahanan agar unggul, adaptif, inovatif dan berdaya saing global.

Dengan memadukan pengalaman kepemimpinan di bidang militer, pendidikan, dan lembaga strategis nasional, beliau berkomitmen memperkuat peran Universitas Pertahanan Indonesia sebagai center of excelence di bidang pertahanan dan menghasilkan sumber daya manusia pertahanan yang profesional dan berintegritas.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Pemangkas pohon Minnesota dituduh membunuh rekan kerjanya saat sedang bermain-main dengan peralatan
Menelusuri Jejak Sunyi Desa Kuala Keupeng yang Ditelan Hutan
Tweet yang dihapus menunjukkan dukungan penuh semangat Natalie Harp untuk Trump pada 6 Januari
KNPB khawatir pemerintah mengumpulkan data pengungsi untuk kepentingan politik
SL vs Ind – Yashasvi Jaiswal dan Asitha Fernando dihukum setelah konfrontasi di lapangan dalam Tes Kolombo
4 Pria dan 2 Wanita Ditangkap Polisi di Kamar Hotel di Sabang, Diduga Gunakan Narkoba
Pasar saham hari ini: Pembaruan langsung
17 Pelajar Vanuatu Terima Beasiswa dari Pemerintah Indonesia

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Pemangkas pohon Minnesota dituduh membunuh rekan kerjanya saat sedang bermain-main dengan peralatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Menelusuri Jejak Sunyi Desa Kuala Keupeng yang Ditelan Hutan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Tweet yang dihapus menunjukkan dukungan penuh semangat Natalie Harp untuk Trump pada 6 Januari

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:33 WIB

KNPB khawatir pemerintah mengumpulkan data pengungsi untuk kepentingan politik

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Profil Anton Nugroho, Rektor Universitas Pertahanan Indonesia yang jadi sorotan di tengah Polemik Larangan Hijab

Berita Terbaru

HEADLINE

Menelusuri Jejak Sunyi Desa Kuala Keupeng yang Ditelan Hutan

Senin, 24 Agu 2026 - 18:52 WIB

Al Jazeera - LIVE