KPK Buka Peluang Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid terkait dugaan kasus suap pengisian jabatan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Isyarat ini disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, usai penyidik ​​memeriksa Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Dalu Agung Darmawan. Dalu diperiksa untuk mendalami proses pelepasan kawasan hutan yang diduga terkait dengan program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan saksi-saksi tentunya akan berdasarkan kebutuhan penyidik. Pemeriksaan hari ini pasti akan didalami dan dianalisis terlebih dahulu, apakah informasi yang dibutuhkan cukup, kata Budi kepada wartawan, Minggu 26 Juli 2026.

Meski begitu, Budi menegaskan peluang pemanggilan Nusron Wahid tetap terbuka lebar guna melengkapi alat bukti.

Tentu saja, tidak menutup kemungkinan penyidik ​​akan memanggil saksi-saksi lain jika diperlukan. Prinsipnya, keterangan saksi membantu penyidik ​​dalam mengungkap perkara, tegasnya.

Sebelumnya, penyidik ​​telah memeriksa Dalu Agung Darmawan bersama dua pejabat Kementerian Kehutanan (Kemenhut), yakni Direktur Peresmian Kawasan Hutan Asdonny August Satriayudha dan Kepala Subdit Penetapan Kawasan Hutan Wilayah I Suprapto.

Ketiganya ditanyai soal pertemuan antara Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Ketua DPRD Kuansing, dan pejabat Pemkab Kuansing dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan jajarannya. Dalam pertemuan tersebut, penyidik ​​memperdalam pembahasan mengenai konversi kawasan hutan dan program Perhutanan Sosial.

Kasus ini sendiri merupakan pengembangan dari Operasi Tangkapan (OTT) KPK terkait dugaan suap pengisian jabatan Sekda Kuansing.

Dalam prosesnya, Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengusut dugaan penghimpunan dana anggota Koperasi Unit Desa (KUD) untuk pelepasan kawasan hutan TORA. Dugaan tersebut menjerat nama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni terkait indikasi menerima amplop saat bertemu Suhardiman Amby pada 2 Juni 2026.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kronologis meninggalnya penjaga rumah Febrie Adriansyah yang diduga dibunuh
Kapal tanker minyak menabrak ranjau di Selat Hormuz setelah meninggalkan rute yang ditetapkan Iran
Mike Waltz menepis kekhawatiran akan menipisnya persediaan senjata AS di tengah perang Iran
Kronologi Lengkap Ustaz Syam Dihujat Gara-Gara Saweran DJ Nathalie Holscher, Endingnya Mengejutkan!
Iran dan Oman Bahas Keamanan Lalu Lintas Maritim, Ketidakpastian di Selat Hormuz Masih Membayangi
Pria Diduga Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Meninggal Mengerikan, Benarkah Dibunuh?
Bupati TRK Minta Kontingen Pramuka Nagan Raya Promosikan Masjid Giok di Jambore Nasional
Tanggal Rilis Apple TV 2026, Rumor, dan Spesifikasi yang Diharapkan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kronologis meninggalnya penjaga rumah Febrie Adriansyah yang diduga dibunuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:18 WIB

Kapal tanker minyak menabrak ranjau di Selat Hormuz setelah meninggalkan rute yang ditetapkan Iran

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:01 WIB

Mike Waltz menepis kekhawatiran akan menipisnya persediaan senjata AS di tengah perang Iran

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:19 WIB

Kronologi Lengkap Ustaz Syam Dihujat Gara-Gara Saweran DJ Nathalie Holscher, Endingnya Mengejutkan!

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:07 WIB

Iran dan Oman Bahas Keamanan Lalu Lintas Maritim, Ketidakpastian di Selat Hormuz Masih Membayangi

Berita Terbaru