Komnas TPNPB Pusat Cabut Sanksi Terhadap Kodam Ndugama

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, RakyatPos.id – Manajemen Markas Pusat, Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau Komnas TPNPB menyatakan telah mencabut sanksi internal terhadap Komando Pertahanan Daerah (Kodap) TPNPB III Ndugama Derakma yang dipimpin Brigjen Egianus Kogeya, Sabtu (25/7/2026).

Juru Bicara Manajemen Komnas TPNPB Markas Besar Sebby Sambom mengatakan, pimpinan TPNPB Kodap III Ndugama resmi menyampaikan klarifikasi dan meminta maaf kepada semua pihak atas kesalahpahaman terkait pembebasan pilot Philips Mark Martens.

Menurut Sambom, Komnas TPNPB Pusat telah menerima permintaan maaf dari seluruh pimpinan dan staf TPNPB Kodap III Ndugama Derakma, serta mengklarifikasi kesalahpahaman dalam pembebasan pilot asal Selandia Baru yang disandera sejak 7 Februari 2023 di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Pegunungan Papua dan dibebaskan pada 21 September 2024.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesalahpahaman dan permintaan maaf yang disampaikan pimpinan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma bersama Pasukan TPNPB berarti Pengurus Markas Komnas TPNPB resmi mendukung Perang Pembebasan Nasional Bangsa Papua yang dilakukan Brigjen Egianus Kogeya beserta pasukan dari 3 Kowip dan 13 Batalyon TPNPB dalam rangka merebut kembali kemerdekaan bangsa Papua pada 1 Desember 1961, kata Sebby Sambom melalui aplikasi pesan singkatnya, Sabtu. (25/7/2026).

Menurut Sambom, TPNPB Kodap III Ndugama Derakma juga resmi membuka kembali medan pertempuran melawan militer Indonesia, guna merebut kembali kemerdekaan Bangsa Papua.

“Iya, sebelum (diberikan) sanksi. Mereka (TPNPB Kodap III Ndugama Derakma) sudah mengevaluasi kesalahannya dan mengakuinya, maka sanksinya kita cabut dan perang kembali diaktifkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Staf Kodap III Derakma Ndugama Rumianus Wandikbo menyampaikan, pihaknya bersama jajaran di tiga Kowip dan 13 Batalyon dengan ini menyampaikan sikap dan permohonan maaf kepada Tuhan Bangsa West Papua, dunia leluhur masyarakat West Papua khususnya dunia leluhur di Nduga dan tulang belulang para pejuang kemerdekaan Papua yang gugur di medan pertempuran.

“Kepada seluruh masyarakat bangsa Papua Barat mulai dari Sorong hingga Samarai dan khususnya masyarakat Nduga. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat baik nasional maupun internasional yang selalu mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa Papua. Mohon maaf jika kami salah dalam proses perjuangan yang terjadi,” kata Rumianus Wandikbo melalui audio visual yang diterima RakyatPos.id, Jumat (24/7/2026).

Rumianus Wandikbo mengatakan, TPNPB Kodap III Ndugama Derakma juga meminta maaf kepada seluruh kurir dan TPNPB Badan Intelijen Papua atau PIS di 36 Kodam se-Papua, serta seluruh tim pejuang dalam dan luar negeri, serta seluruh perjuangan gerakan sipil jika partainya bersalah.

“Kami juga meminta maaf kepada aliran gereja baik nasional maupun internasional. Kepada seluruh jurnalis lokal, nasional, dan internasional yang telah mendukung dan mengadvokasi perjuangan kemerdekaan rakyat Papua untuk merebut kembali kemerdekaan bangsa Papua,” ujarnya.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Gubernur Nawipa: Setiap Warga Negara Punya Kedudukan yang Sama di Mata Hukum
Glen Powell Akan Memainkan Lou Gehrig Dalam Film Baru Richard Linklater
Jadi, Bahrain dan Kuwait diam-diam ikut menyerang Iran
Prakiraan Cuaca Abdya Hari Ini 25 Juli 2026, Tiga Kecamatan Akan Diguyur Hujan
'Londo Ireng': Organisasi Pers dan Jurnalis Desak Prabowo Minta Maaf
Gilberto Mora muncul dalam radar Borussia Dortmund, tim yang membantu Bellingham dan Haaland bangkit sebelum menjadi bintang global
Berita OTT di Bengkulu Hoax!
Sosok Dea Arranoya, Anak Pejabat Gayo Lues yang Sempat Melenturkan, Kini Akui Sedang Terpuruk

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:44 WIB

Gubernur Nawipa: Setiap Warga Negara Punya Kedudukan yang Sama di Mata Hukum

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:43 WIB

Glen Powell Akan Memainkan Lou Gehrig Dalam Film Baru Richard Linklater

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:27 WIB

Jadi, Bahrain dan Kuwait diam-diam ikut menyerang Iran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:08 WIB

Prakiraan Cuaca Abdya Hari Ini 25 Juli 2026, Tiga Kecamatan Akan Diguyur Hujan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:46 WIB

'Londo Ireng': Organisasi Pers dan Jurnalis Desak Prabowo Minta Maaf

Berita Terbaru

HEADLINE

Jadi, Bahrain dan Kuwait diam-diam ikut menyerang Iran

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:27 WIB