Hadiah uang Piala Dunia Spanyol akan dikurangi pajak sebesar 30% oleh AS

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id – Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0. Spanyol juga berhak mendapatkan hadiah uang sebesar USD 50 juta atau sekitar Rp. 895 miliar (kurs Rp 17.900 per dolar AS).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, sebagian besar uang tersebut berpotensi dikenakan pajak federal di Amerika Serikat (AS). Bahkan nilainya bisa mencapai 30 persen.

Dikutip dari Fox News, Rabu (22/7), pendapatan yang diperoleh dari aktivitas yang dilakukan di AS umumnya, hampir di semua kasus, dikenakan pajak oleh Internal Revenue Service (IRS). Berdasarkan undang-undang perpajakan AS, pembayaran tertentu kepada atlet asing non-residen umumnya dikenakan pemotongan pajak federal sebesar 30 persen, kecuali dikurangi dengan perjanjian atau pengecualian pajak yang berbeda.

Hal ini dikritik oleh anggota Kongres AS. Anggota Kongres Tim Burchett menyebut ini penipuan.

“Saya pikir itu adalah perampokan,” kata Burchett.

Burchett berpendapat bahwa potensi beban pajak mengirimkan pesan yang salah ketika AS bersiap menjadi tuan rumah lebih banyak acara olahraga internasional yang besar. Menurutnya, negara harus mendorong atlet dan pengunjung asing untuk membelanjakan uangnya di dalam negeri daripada membebani mereka dengan kewajiban pajak yang tinggi.

“Saya bukan penggemar IRS. Mereka menghasilkan banyak uang di sini, tapi saya tidak suka itu. Kami ingin mendorong orang untuk datang ke sini dan membelanjakan uang mereka, dan kami mengambil sebagian besar darinya,” katanya.

“Kita harus memiliki sistem perpajakan yang lebih baik,” lanjutnya.

Anggota Kongres AS lainnya, Jonathan Jackson, juga mengkritik potensi tarif pajak yang tinggi terhadap hadiah uang Spanyol.

“Ini salah, dan ini menyoroti sesuatu yang lebih besar,” kata Jackson.

Jackson juga mengkritik peraturan perpajakan AS secara lebih luas, dengan alasan bahwa perusahaan harus membayar pajak lebih banyak daripada pekerja. Menurutnya, ini adalah contoh klasik tentang apa yang salah dalam sistem perpajakan AS.

“Mereka seharusnya membayar pajak, bukannya memiliki celah pajak. Masyarakat, pekerja, mereka tidak seharusnya membayar pajak sebesar 30 persen atas penghasilan mereka,” kata Jackson.

Anggota Kongres AS lainnya, Burgess Owens, juga sepakat bahwa potensi pajak sebesar 30 persen atas hadiah uang yang diterima Spanyol terlalu tinggi. Namun, ia memanfaatkan kesempatan ini untuk menyinggung pentingnya penyelenggaraan Piala Dunia di AS. Sebagai pensiunan pemain NFL, dia menceritakan bagaimana pengalamannya di Piala Dunia membuatnya tertarik pada sepak bola, olahraga yang sebelumnya tidak pernah dia minati.

“Saya sangat mengapresiasi sepak bola saat ini. Saya pikir ini akan menjadi sebuah perubahan besar bagi banyak anak kita. Jadi, saya ingin mengucapkan selamat kepada presiden (Donald Trump) dan semua orang yang mewujudkan hal ini. Sayangnya, itulah kenyataan di negara kita yang sarat pajak,” kata Owens.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Pada acara Makan Malam Koresponden Gedung Putih, Trump bertemu dengan korps pers yang berada di bawah tekanannya
AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia
KPK Ungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Bertemu Bupati Kuansing Lebih dari Sekali
Pratinjau Seri: Milwaukee Brewers vs. Colorado Rockies
Pemerintah Genjot Pembangunan 37.373 Huntap di Aceh, Kemajuannya Hanya 4,9 Persen
Iran menargetkan pangkalan Amerika di Yordania dan Irak karena perang yang berkecamuk menghabiskan persediaan pencegat AS
Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?
FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:10 WIB

Pada acara Makan Malam Koresponden Gedung Putih, Trump bertemu dengan korps pers yang berada di bawah tekanannya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:09 WIB

AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:55 WIB

KPK Ungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Bertemu Bupati Kuansing Lebih dari Sekali

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:39 WIB

Pratinjau Seri: Milwaukee Brewers vs. Colorado Rockies

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:37 WIB

Pemerintah Genjot Pembangunan 37.373 Huntap di Aceh, Kemajuannya Hanya 4,9 Persen

Berita Terbaru

HEADLINE

AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia

Sabtu, 25 Jul 2026 - 03:09 WIB

HEADLINE

Pratinjau Seri: Milwaukee Brewers vs. Colorado Rockies

Sabtu, 25 Jul 2026 - 02:39 WIB