Krisis bahan bakar di Kota Langsa semakin mengkhawatirkan

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Krisis BBM baik subsidi maupun nonsubsidi di wilayah Kota Langsa semakin mengkhawatirkan, Rabu (15/7/2026).
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Terjadi kelangkaan bahan bakar, terutama pertalite dan biodiesel, di seluruh SPBU di wilayah tersebut dalam sepekan terakhir.
  • Untuk mendapatkan bahan bakar khusus bersubsidi seperti biodiesel dan pertalite, masyarakat harus mengantri sejak pagi di SPBU.

Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa

RakyatPos.id, KOTA LANGSA – Krisis bahan bakar minyak atau BBM baik subsidi maupun nonsubsidi di wilayah Kota Langsa semakin mengkhawatirkan, Rabu (15/7/2026).

Kelangkaan bahan bakar minyak, khususnya pertalite dan biodiesel, di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan ini terjadi dalam sepekan terakhir.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, untuk mendapatkan BBM bersubsidi khusus jenis biodiesel dan pertalite tersebut, masyarakat harus mengantri sejak pagi di SPBU.

Namun pada pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB, stok BBM bersubsidi habis total sehingga warga terpaksa beralih ke Pertamax yang stoknya pun habis.

Bahkan, sejak kemarin hingga hari ini, hampir semua jenis BBM di SPBU benar-benar kosong, sehingga memasuki sore hari, aktivitas pengisian BBM di SPBU sepi alias terhenti.

Stok bahan bakar di SPBU ini terlalu cepat habis akibat berkurangnya stok bahan bakar yang diperoleh SPBU di wilayah ini dari Pertamina Sumut.

Baca juga: Guru Besar IAIN Langsa Mendesak Pemerintah Aceh Segera Terbitkan Qanun Pelarangan LGBT di Aceh

Kondisi krisis bahan bakar ini mulai menimbulkan kepanikan dan otomatis mengganggu aktivitas umum masyarakat pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.

Karena mayoritas penggunanya menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum, angkutan barang mulai kesulitan mendapatkan bahan bakar yang dibutuhkannya.

Kondisi kelangkaan atau krisis BBM ini terus berlanjut dan belum ada kepastian kapan akan kembali normal, mengingatkan kita akan kekurangan BBM pasca banjir di penghujung tahun 2025.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Pertamina maupun pemerintah terkait kelangkaan dan sulitnya masyarakat memperoleh bahan bakar.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Berita Terbaru