Harga cabai rawit di Aceh Tamiang kian mahal, mencapai Rp 65 ribu per kg

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Harga cabai rawit di Pasar Pagi Kualasimpang, Aceh Tamiang melonjak hingga Rp65 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit naik menjadi Rp52 ribu per kilogram pada Rabu (15/7/2026).
  • ADVERTISEMENT

    paralax

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Pedagang memperkirakan kenaikan harga dipengaruhi faktor cuaca dan pasokan dari petani, meski belum diketahui penyebab pastinya.
  • Meski harga naik, stok cabai rawit di Pasar Pagi Kualasimpang masih mencukupi sehingga kebutuhan masyarakat masih bisa terpenuhi.

Laporan Jurnalis Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

RakyatPos.id, KUALASIMPANG – Lonjakan harga kembali menimpa komoditas cabai di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (15/7/2026).

Harga cabai rawit di Pasar Pagi Kota Kualasimpang melonjak hingga Rp65 ribu per kilogram, jauh di atas harga sejumlah komoditas hortikultura lainnya.

Pedagang cabai di Pasar Pagi Kualasimpang, Mauliddin mengatakan, kenaikan juga terjadi pada cabai caplak yang kini dipasarkan dengan harga Rp52 ribu per kilogram.

“Yang meningkat hari ini adalah cabai rawit dan cabai caplak. Cabai rawit Rp 65 ribu per kilogram, cabai rawit Rp 52 ribu per kilogram,” kata Mauliddin.

Di tengah melonjaknya harga cabai rawit, harga sayur mayur dan bumbu dapur lainnya masih berfluktuasi, namun relatif stabil.

Cabai hijau dijual Rp32 ribu per kilogram, cabai merah Rp35 ribu, bawang putih Rp50 ribu, bawang merah Rp40 ribu, kentang Rp15 ribu, kubis Rp8 ribu, tomat Rp19 ribu, dan wortel Rp15 ribu per kilogram.

Baca juga: Puluhan guru SD hingga SMA/SMK di Aceh Utara dilatih penggunaan AI untuk pembelajaran PAI

Sementara harga kebutuhan pokok lainnya tidak mengalami perubahan signifikan.

Minyak goreng curah dipasarkan Rp21 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp47 ribu, sedangkan gula pasir tetap Rp20 ribu per kilogram.

Mauliddin belum bisa memastikan penyebab melonjaknya harga cabai rawit.

Menurut dia, kenaikan harga umumnya dipicu oleh faktor cuaca yang mempengaruhi hasil panen dan pasokan dari petani.

“Saya kurang tahu pastinya. Biasanya karena cuaca atau petani itu sendiri,” ujarnya.

Meski harga terus naik, namun pasokan cabai rawit di Pasar Pagi Kualasimpang masih mencukupi.

Baca juga: MPU Aceh Tamiang Dukung MUI Tegakkan Aturan Hukuman Berat Bagi LGBT

Pedagang memastikan stok tidak mengalami gangguan sehingga kebutuhan masyarakat masih bisa terpenuhi.

Lonjakan harga cabai rawit menjadi sorotan karena komoditas ini merupakan bahan pokok yang hampir selalu digunakan dalam konsumsi rumah tangga.

Para pedagang berharap harga segera kembali normal seiring membaiknya distribusi dan pasokan dari sentra produksi. (gila)


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan
Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961
Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung
Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita Pasar Saham dan Alat Penelitian
Tunjangan Kinerja TNI Meningkat, Berikut Rinciannya dari Prajurit hingga Jenderal Bintang 4
Mensesneg Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo Awal Agustus

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:14 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:59 WIB

Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Timur, Haji Uma Minta Jaksa Hati-Hati Menyusun Dakwaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:46 WIB

Antara Undang-undang tahun 1969 dan Pemilihan Anggota Dewan New Guinea tahun 1961

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:35 WIB

Shane McClanahan dari Rays: Keluar karena kemungkinan cedera punggung

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:18 WIB

Heboh Mall Besar di Jakarta dan Surabaya Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?

Berita Terbaru