Ringkasan Berita:
- KIP Kota Banda Aceh melaksanakan pelatihan jurnalistik bagi pegawai humas lembaga tersebut, Selasa (14/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Pelatihan yang berlangsung di aula KIP setempat ini dihadiri oleh dua pemateri yaitu Masrizal, jurnalis Serambi Indonesia dan Yusri Razali, anggota KIP Banda Aceh.
- Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas pegawai humas dalam membangun citra lembaga melalui pemberitaan pemilu yang berkualitas.
Laporan Jurnalis Serambi Indonesia, Masrizal | Banda Aceh
RakyatPos.id, BANDA ACEH – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh melaksanakan pelatihan jurnalistik bagi pegawai humas lembaga tersebut, Selasa (14/7/2026).
Pelatihan yang berlangsung di aula KIP setempat ini dihadiri oleh dua pemateri yaitu Masrizal, jurnalis Serambi Indonesia dan Yusri Razali, anggota KIP Banda Aceh.
Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas pegawai humas dalam membangun citra lembaga melalui pemberitaan pemilu yang berkualitas.
Ketua KIP Kota Banda Aceh Saiful Haris saat membuka acara mengatakan, saat ini pihaknya sedang tidak sibuk dengan tahapan Pemilu.
“Saat ini masa tenang bagi kami. Namun kami masih mengupayakan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan sosialisasi tahapan Pemilu,” kata Saiful didampingi anggota KIP lainnya, Muhammad Zar.
Baca juga: KIP Banda Aceh dan Disdukcapil Bersinergi Jaga Hak Pilih pada Pemilu Mendatang
Di masa tenang ini, lanjut Saiful, KIP Banda Aceh juga meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pegawainya, khususnya di bidang kehumasan.
Sementara itu, Muhammad Zar menambahkan, pada masa non-panggung, KIP Banda Aceh memanfaatkan waktu tersebut untuk mempersiapkan pemilu mendatang.
Abu Zar, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa humas merupakan ujung tombak lembaga. Oleh karena itu, ia memandang posisi humas sangat penting dalam membangun citra suatu institusi.
“Humas adalah garda terdepan dalam melindungi institusi. Kita harus mengedepankan keterbukaan publik. Kalau tidak ada teman-teman humas maka institusi ini tidak akan hidup,” ujarnya.
Usai pembukaan, materi langsung dilanjutkan oleh masing-masing pembicara. Kegiatan yang dimulai pada pagi hari bersifat interaktif dan berakhir pada sore hari.

















