MASALAH PANAS Sassuolo langsung menolak bursa transfer musim dingin Serie A 2026. Pengelolaan Saya Neroverdi menegaskan sikap tegasnya untuk tidak melepas pemain kunci pada Januari ini, termasuk bek timnas Indonesia Jay Idzes dan rekan bertahannya, Tarik Muharemovic.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali, di tengah rumor ketertarikan sejumlah klub besar Italia terhadap pemain utama Sassuolo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, fokus klub saat ini bukanlah menjual aset, melainkan menjaga stabilitas dan memperkuat tim untuk target bertahan di Serie A.
“Kami mendapat beberapa permintaan, namun di bulan Januari kami tidak akan menjual pemain. Fokus kami memperkuat tim meski tidak mudah,” kata Carnevali dikutip dari Gianluca Di Marzio.
Nama Jay Idzes muncul kuat di bursa transfer setelah dikaitkan dengan AC Milan.
Bek berusia 24 tahun tersebut dinilai memiliki profil ideal sebagai pemain modern, fleksibel, dan mampu bermain dalam berbagai skema pertahanan, termasuk formasi tiga bek.
Bahkan sejumlah pemberitaan menyebutkan sudah ada komunikasi awal antara AC Milan dan Sassuolo.
Namun manajemen klub asal Emilia-Romagna itu langsung menutup pintu negosiasi.
“Jendela transfer Januari hanyalah bengkel. Saya ulangi, kami tidak akan menjual pemain,” tegas Carnevali.
Tak hanya Jay Idzes, penampilan solid Tarik Muharemovic pun menarik perhatian klub-klub Serie A.
Bek berusia 22 tahun itu tampil konsisten sepanjang musim dan menjadi rekan utama Idzes di jantung pertahanan Sassuolo.
Muharemovic telah mencatatkan 16 penampilan di berbagai kompetisi dengan kontribusi dua gol dan dua assist, sebuah rekor impresif untuk seorang bek tengah.
Meski mengaku ada minat dari klub lain, Carnevali menilai bertahan di Sassuolo merupakan langkah terbaik demi perkembangan sang pemain.
“Kami sudah melakukan kontak dengan beberapa klub. Dia sangat dihormati dan sudah terbukti kualitasnya,” kata Carnevali.
Saya yakin bermain di level ini adalah yang terbaik bagi Sassuolo, klub yang selalu punya ambisi untuk terus berkembang, tambahnya.
Menghadapi kelanjutan Serie A, Sassuolo menegaskan target utama mereka musim ini adalah bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.
Carnevali menyebut tahun 2025 menjadi momentum positif bagi klub setelah kembali ke Serie A.
“Kami berada dalam posisi bagus di klasemen. Target utama kami jelas bertahan di Serie A, dengan tetap menjaga filosofi klub,” ucapnya.
Soal bursa transfer, Sassuolo menegaskan hanya akan menambah pemain di sektor tertentu, bukan menjual pilar utama tim.
Fokus pembenahan disebut-sebut ada pada posisi bek sayap, sedangkan lini serang dinilai cukup solid.
“Kami tahu akan selalu ada permintaan terhadap pemain penting. Namun, kami ingin mempertahankan skuad ini hingga akhir musim demi mencapai tujuan kami,” pungkas Carnevali. (*/kal)
Artikel Sassuolo: Tarik-Idzes, Tidak Dijual pertama kali muncul di Tribun Rakyat – TribunRakyat.co.
















