Dua warga Palestina tewas dan tiga lainnya terluka dalam serangan udara Israel di Kota Gaza pada hari Rabu, kata sumber medis, menandai pelanggaran baru terhadap perjanjian gencatan senjata tahun lalu.
Serangan itu menargetkan sebuah rumah di lingkungan al-Tuffah di timur Kota Gaza, sebuah daerah di mana tentara Israel telah mundur berdasarkan perjanjian gencatan senjata, kata sumber tersebut kepada Anadolu.
Tentara Israel mengklaim bahwa pasukannya mendapat serangan di Gaza utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tentara Israel telah membunuh lebih dari 71.400 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 171.000 lainnya dalam serangan brutal sejak Oktober 2023 yang menyebabkan daerah kantong tersebut hancur.
Meskipun gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, tentara Israel terus melakukan serangan, menewaskan 424 warga Palestina dan melukai 1.189 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan.
BACA: Israel membebaskan 10 warga Palestina dari Gaza setelah berbulan-bulan ditahan secara tidak sah
















