Ada elite yang tugasnya nyanyi, mungkin tidak dibayar

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatPos.id -Presiden Prabowo Subianto menyinggung sikap sejumlah elite politik yang dinilainya hanya bisa mengkritik tanpa mengapresiasi prestasi bangsa.

Hal itu disampaikannya pada acara panen raya dan pengukuhan Swasembada Pangan 2025 di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut ada elite yang tugasnya hanya mengejek dan menghina prestasi bangsa dan upaya pemerintah.

“Ada sebagian elite kita yang tugasnya hanya mengejek, menghujat, memfitnah, dan menyindir. Mereka tidak mengakui keberhasilan bangsa Indonesia. Atlet kita sedang berjuang, tidak diberi ucapan selamat. Mereka tidak mengapresiasi upaya pemerintah,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, sikap sejumlah elite yang terus menerus menyindir dan menghujat agama itu terasa aneh sehingga ia menduga mereka mungkin dibayar.

Aneh kan, kesehatan mental itu agak aneh, tapi jangan khawatir. Mereka hanya pintar di media sosial, tidak jelas juga. Mungkin mereka dibayar, kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, sebelumnya banyak tokoh yang meragukan kemampuan Indonesia mencapai swasembada pangan.

“Banyak tokoh penting yang bilang ke saya beberapa bulan lalu Pak Bowo, Indonesia tidak mungkin bisa swasembada. Ini benar-benar mengatakan kepada saya, tidak mungkin bisa mandiri,” tegasnya.

Keraguan tersebut kini terbantahkan, karena hari ini ia resmi mengumumkan bahwa pemerintah berhasil mewujudkan swasembada beras hanya dalam waktu satu tahun.

Prabowo meyakini ke depan masih banyak pihak yang meragukan keberlanjutan swasembada Indonesia.

“Sekarang kita sudah swasembada pangan, oh iya, tapi paling banter dua tahun sekali kita swasembada pangan,” kata Kepala Negara.

Untuk itu, dia berkomitmen Indonesia akan terus mewujudkan swasembada pangan di segala sektor setiap tahunnya.

“Kita buktikan setiap tahun kita buktikan kita swasembada, swasembada, tidak hanya swasembada beras, jagung, singkong, kita semua swasembada,” tegasnya.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Pada acara Makan Malam Koresponden Gedung Putih, Trump bertemu dengan korps pers yang berada di bawah tekanannya
AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia
KPK Ungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Bertemu Bupati Kuansing Lebih dari Sekali
Pratinjau Seri: Milwaukee Brewers vs. Colorado Rockies
Pemerintah Genjot Pembangunan 37.373 Huntap di Aceh, Kemajuannya Hanya 4,9 Persen
Iran menargetkan pangkalan Amerika di Yordania dan Irak karena perang yang berkecamuk menghabiskan persediaan pencegat AS
Febrie Adriansyah Tak Terpantau Jurnalis Saat Penuhi Panggilan Jaksa Agung, Lewat Pintu Mana?
FISIP Unimal dan Universitas Dharmawangsa Siapkan MoA, Kerjasama Dosen dan Pertukaran Mahasiswa

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:10 WIB

Pada acara Makan Malam Koresponden Gedung Putih, Trump bertemu dengan korps pers yang berada di bawah tekanannya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:09 WIB

AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:55 WIB

KPK Ungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Bertemu Bupati Kuansing Lebih dari Sekali

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:39 WIB

Pratinjau Seri: Milwaukee Brewers vs. Colorado Rockies

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:37 WIB

Pemerintah Genjot Pembangunan 37.373 Huntap di Aceh, Kemajuannya Hanya 4,9 Persen

Berita Terbaru

HEADLINE

AS Kembalikan Artefak Papua yang Dicuri ke Indonesia

Sabtu, 25 Jul 2026 - 03:09 WIB

HEADLINE

Pratinjau Seri: Milwaukee Brewers vs. Colorado Rockies

Sabtu, 25 Jul 2026 - 02:39 WIB