Sekjen PBB mengutuk undang-undang Israel yang memblokir listrik dan air untuk fasilitas UNRWA

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Jasper Ward

31 Desember (Reuters) – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres pada Rabu mengutuk tindakan Israel yang melarang listrik atau air di fasilitas milik badan pengungsi Palestina PBB, kata juru bicara PBB.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru bicaranya mengatakan langkah tersebut akan “lebih menghambat” kemampuan badan tersebut untuk beroperasi dan melaksanakan aktivitasnya.

“Konvensi Hak Istimewa dan Kekebalan Perserikatan Bangsa-Bangsa tetap berlaku terhadap UNRWA (Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat), properti dan aset-asetnya, serta para pejabat dan personel lainnya. Properti yang digunakan oleh UNRWA tidak dapat diganggu gugat,” kata Stephane Dujarric, juru bicara Sekjen PBB, seraya menambahkan bahwa UNRWA adalah bagian “integral” dari badan dunia tersebut.

Komisaris Jenderal UNRWA Phillipe Lazzarini juga mengecam tindakan tersebut, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut adalah bagian dari “kampanye sistematis yang sedang berlangsung untuk mendiskreditkan UNRWA dan dengan demikian menghalangi” peran yang dimainkannya dalam memberikan bantuan kepada pengungsi Palestina.

Pada tahun 2024, parlemen Israel mengesahkan undang-undang yang melarang badan tersebut beroperasi di negara tersebut dan melarang pejabat melakukan kontak dengan badan tersebut.

Akibatnya, UNRWA beroperasi di Yerusalem Timur, yang dianggap PBB sebagai wilayah yang diduduki Israel. Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai bagian dari negaranya.

Badan ini memberikan pendidikan, kesehatan dan bantuan kepada jutaan warga Palestina di Gaza, Tepi Barat, Yordania, Lebanon dan Suriah. Negara ini telah lama memiliki hubungan yang tegang dengan Israel namun hubungan tersebut memburuk dengan tajam sejak dimulainya perang di Gaza dan Israel telah berulang kali menyerukan agar UNRWA dibubarkan, dan tanggung jawabnya dialihkan ke badan-badan PBB lainnya.

Larangan layanan utilitas dasar bagi badan PBB tersebut terjadi ketika Israel juga menangguhkan puluhan organisasi non-pemerintah internasional yang bekerja di Gaza karena kegagalan memenuhi peraturan baru untuk memeriksa kelompok-kelompok tersebut.

Dalam pernyataan bersama, Kanada, Denmark, Finlandia, Perancis, Islandia, Jepang, Norwegia, Swedia, Swiss dan Inggris mengatakan pada hari Selasa bahwa langkah tersebut akan berdampak buruk pada akses terhadap layanan penting, termasuk layanan kesehatan. Mereka mengatakan satu dari tiga fasilitas kesehatan di Gaza akan ditutup jika operasi LSM internasional dihentikan.

(Laporan oleh Jasper Ward di Washington; Disunting oleh Don Durfee dan Raju Gopalakrishnan)


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Sengketa Papua Barat: Dimensi Politik, Gerakan Nasionalis Lokal Indonesia
Hasto Ogah Tanggapi Kiprah Kaesang Mencalonkan Diri di Badan Legislatif Jawa Tengah
Razia di Meureubo, Polisi Sita Hampir 775 Gram Sabu dan Tangkap Satu Pelaku
Keluarga Ajukan Permintaan Otopsi Jenazah Yanto Idorway
AS Akan Menyita Aset Iran untuk Membayar Kerugian Perang di Selar Hormuz dan Timur Tengah
Ribuan Pasukan Elit AS Bersiap Serang Fasilitas Nuklir Iran, Targetkan Rebut Uranium yang Diperkaya
Dinkes Papua Tengah Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Pelayanan HIV
AS Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Kebuntuan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:51 WIB

Sengketa Papua Barat: Dimensi Politik, Gerakan Nasionalis Lokal Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:39 WIB

Hasto Ogah Tanggapi Kiprah Kaesang Mencalonkan Diri di Badan Legislatif Jawa Tengah

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:19 WIB

Razia di Meureubo, Polisi Sita Hampir 775 Gram Sabu dan Tangkap Satu Pelaku

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:03 WIB

Keluarga Ajukan Permintaan Otopsi Jenazah Yanto Idorway

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:11 WIB

Ribuan Pasukan Elit AS Bersiap Serang Fasilitas Nuklir Iran, Targetkan Rebut Uranium yang Diperkaya

Berita Terbaru

HEADLINE

Keluarga Ajukan Permintaan Otopsi Jenazah Yanto Idorway

Selasa, 28 Jul 2026 - 17:03 WIB